Warga Inggris Rasakan Naik Kereta Komuter Neraka Ala Indonesia

Kepadatan Penumpang Kereta di Inggris. (Foto: Metro/Twitter)

Kepadatan Penumpang Kereta di Inggris. (Foto: Metro/Twitter)

LONDON - Tahun ini mungkin adalah tahun terburuk bagi Inggris dalam menyediakan pelayanan kereta komuter yang nyaman bagi penumpang. Terhitung sebanyak 17 stasiun penting sempat ditutup di jam-jam sibuk dan mengalami penundaan parah. Stasiun tersebut terdiri dari stasiun Victoria, Oxford Circus, Bond Street, Knightsbridge, Green Park, Holborn, Finsbury Park, Highbury & Islington, Marble Arch, Warren Street, Walthamstow, and Queensway.

Diwartakan oleh Metro, Kamis (1/12/2016) masyarakat Inggris mengungkapkan kekesalan mereka kepada TfL (Transport for London) terkait pelayanan kereta yang buruk t. Mayoritas dari mengeluhkan kondisi kereta yang terlalu padat penumpang dan membuat mereka seperti di neraka. Dan pagi ini di London, neraka tersebut kembali terjadi di Piccadilly dan jalur utara. Jalur di Piccadilly diketahui tengah dalam perbaikan. Penundaan keberangkatan kereta dilaporkan juga terjadi distrik utama.

Sebelumnya pada Rabu 30 November 2016 seorang wanita dikabarkan terpeleset dan jatuh di Stasiun King Cross hingga menyebabkan kekacauan dan kepanikan di salah satu stasiun tersibuk di London. Seorang saksi mengungkapkan, korban terjatuh setelah tergesa-gesa ke peron pasca-mendengar pengumuman bahwa kereta menuju Leeds yang sempat tertunda akan berangkat dalam dua menit.

"Kereta sempat melaju namun akhirnya berhenti, kami memberitahu bahwa ada seseorang yang terjebak. Dan kemudian langsung dilakukan evakuasi," ungkap saksi pada Standard. Wanita yang terjatuh tersebut kemudian dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan dan ia diketahui tidak mengalami luka serius. Saat kejadian, orang-orang tengah sibuk berebut menuju kereta.

Sekira pukul 6 sore waktu setempat stasiun Knightsbridge tidak beroperasi, sementara pada hari sebelumnya jalur Victoria dinonaktifkan setelah seseorang tertabrak kereta di Blackhorse Road. Dan di jalur utama, seorang pria juga tertabrak kereta di Holland Park sekira pukul 5 sore. Hal ini membuat Stasiun Oxford Circus ditutup dan menyebabkan banyak persimpangan jalur kereta terblokir dan tidak bisa dilewati.

Seorang penumpang Zoe Loftus Bell menggambarkan bagaimana kekacauan di Stasiun Kings Cross "Aku berjalan ke Euston dan secara bersamaan petugas sedang mengevakuasi korban. Petugas kemudian mengatakan kepada saya untuk pergi ke sebuah terowongan namun saat saya tiba disana terowongan tertutup dari sisi lain. Aku merasa terjebak, semua orang panik dan bingung. Aku baik-baik saja meskipun kepalaku sempat terbentur beberapa kali," tutur Bell.

Juru bicara TfL akhirnya menanggapi keluhan warga ini dengan permintaan maaf. "Ini adalah keadaan yang tidak dapat dihindari. Masalah terjadi di beberapa jalur kereta dan membuat perjalanan penumpang menjadi sulit. Kami mohon maaf atas masalah ini," tuturnya.

Perwakilan Tfl tersebut menambahkan guna menjaga keselamatan para penumpang, pihaknya telah menerapkan langkah-langkah pengendalian massa di stasiun-stasiun yang sibuk untuk mengontrol kepadatan penumpang. "Staf kami berusaha keras untuk selalu menginformasikan semua hal yang terjadi pada penumpang. Dan membantu perjalanan mereka agar aman," tutupnya.

Inggris dikenal sebagai negara yang memiliki sistem transportasi yang baik. Namun, tahun ini tampaknya Inggris diterpa berbagai masalah terkait transportasi khususnya kereta komuter. Hal ini membuat masyarakat Inggris harus berdesak-desakan di dalam kereta layaknya masyarakat Indonesia yang kita tahu bahwa kereta komuter di Indonesia selalu padat penumpang.(rav)

(rfa)
breaking news x