Aksi Damai 2 Desember, AS dan Singapura Peringatkan Warganya untuk Hati-Hati

Ilustrasi. Aksi Damai 2 Desember. (Foto: Dok. Okezone)

Ilustrasi. Aksi Damai 2 Desember. (Foto: Dok. Okezone)

JAKARTA - Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) untuk Indonesia mengeluarkan peringatan bagi warganya yang akan berpergian atau yang sedang berada di Indonesia untuk berhati-hati terkait aksi damai 2 Desember.

Berdasarkan keterangan resmi Kedubes AS, Kamis (01/12/2016), AS secara tegas meminta warganya yang ada di Indonesia untuk menghindari area demonstrasi, dan berhati-hati bagi mereka yang tinggal di sekitar lokasi aksi damai 2 Desember tersebut. Selain itu, mengantisipasi sulitnya akses ke Kedubes AS, pihak kedutaan pun akan menutup bagian konsuler, namun layanan darurat warga Amerika Serikat tetap tersedia.

Imbauan untuk berhati-hati juga disampaikan Kedutaan Besar Singapura kepada warganya di Jakarta. Selain menghindari area aksi damai 2 Desember, warga Singapura yang akan bepergian ke luar negeri disarankan mengambil langkah-langkah keamanan tersendiri. Para warga Singapura juga diimbau untuk selalu memantau keadaan melalui media massa.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan RI Wiranto didampingi Wakil Menteri Luar Negeri Indonesia AM Fachrir menjelaskan situasi dalam negeri kepada 115 delegasi asing di Jakarta. Delegasi negara asing dikabarkan sempat resah dengan aksi damai 2 Desember ini. Namun, Wiranto menegaskan, gerakan massa besok lebih merupakan aksi damai daripada unjuk rasa yang dibayangkan banyak pihak akan memicu kerusuhan besar. Dalam pertemuan yang berlangsung lebih dari 30 menit itu, dia meyakinkan bahwa Aksi Damai 2 Desember sudah dikonsepkan sesuai dengan nilai budaya Tanah Air, yakni musyawarah dan mufakat.pertemuan, protes, atau demonstrasi.

(rfa)
breaking news x