Kotak Hitam Pesawat Jatuh di Kolombia Dibawa ke Inggris

Puing-puing pesawat yang jatuh di Kolombia dan menewaskan 71 orang, termasuk tim sepakbola Chapecoense Real, Brasil. (Foto: Reuters)

Puing-puing pesawat yang jatuh di Kolombia dan menewaskan 71 orang, termasuk tim sepakbola Chapecoense Real, Brasil. (Foto: Reuters)

SUSSEX - Kotak hitam dari pesawat jatuh di Kolombia akan dibawa ke Inggris untuk diselidiki. Pesawat LaMia 2933 mengangkut 77 penumpang saat kecelakaan terjadi, 71 di antara mereka meninggal dunia.

Rekaman kokpit dan data penerbangan dari pesawat buatan Inggris tersebut ditemukan di antara puing-puing setelah pesawat jatuh di kawasan Medellin, Kolombia, Selasa 29 November. Sebagian besar korban adalah anggota dan pengurus tim sepakbola Brasil Chapecoense Real. Rencananya, mereka akan bertanding di Medellin dalam laga final Copa Sudamericana. Turut menjadi korban sejumlah jurnalis yang akan meliput pertandingan tersebut.

West Sussex County Times, Kamis (01/12/2016) melansir, sebuah rekaman audio saat-saat terakhir pesawat jatuh di Kolombia tersebut menyatakan bahwa pilot melapor ke menara kontrol bahwa mereka mengalami kegagalan total sistem listrik dan kehabisan bahan bakar. Kemudian, pesawat pun jatuh ke kawasan hutan di sisi pegunungan.

Kotak hitam pesawat LaMia yang jatuh di Kolombia. (Foto: Daily Mail)

Penyelidikan menyeluruh atas insiden pesawat jatuh di Kolombia diperkirakan membutuhkan waktu berbulan-bulan. Penyelidikan akan menguliti semua aspek penerbangan dari pesawat yang barusia 17 tahun tersebut, termasuk sejarah perawatan dan data di kotak hitam.

Institusi Penyelidik Kecelakaan Udara Inggris (AAIB) menyatakan, data penerbangan dan data rekaman audio kokpit dibawa ke markas mereka di Farnborough, Inggris. Juru bicara AAIB memperkirakan, material tersebut akan tiba paling cepat akhir pekan ini. Para ahli Kolombia juga akan terbang ke Inggris untuk menyaksikan penyelidikan terkait rekaman-rekaman tersebut.

(rfa)
Berita Rekomendasi
breaking news x