Presiden Jokowi Ajak Kadin Tingkatkan Kualitas SMK Indonesia

Foto: Antara

Foto: Antara

JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyampaikan ajakan kepada Kamar Dagang dan Industri (Kadin) untuk menambah peningkatan kualitas pendidikan sekolah menengah kejuruan (SMK) yang terspesialisasi dalam meningkatkan daya saing SDM Indonesia.

"Saya minta ini tidak dalam jumlah ribuan, tapi jutaan karena yang dibutuhkan memang banyak, tapi skill-nya yang harus diinjeksi, ditambah agar meningkat," kata Jokowi dalam sambutannya saat meresmikan pembukaan Rapat Pimpinan Nasional Kamar Dagang dan Industri 2016 di Hotel Borobudur Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Menurut Jokowi, Indonesia akan mendapatkan bonus demografi masyarakat yang berusia produktif sehingga perlu memberikan pendidikan yang lebih khusus.

Peningkatan pendidikan tersebut diharapkan tidak hanya dapat meningkatkan kualitas kemampuan SDM, tapi juga kualitas moral masyarakat Indonesia untuk bersaing dengan negara-negara lain.

Ia menjelaskan, dunia usaha, melalui Kadin, berperan penting untuk mengembangkan kemampuan SDM yang dibutuhkan nantinya oleh industri melalui sekolah kejuruan terspesialisasi.

Jokowi menilai, siswa siswi tidak hanya butuh pelajaran normatif, tetapi juga pelajaran teknis secara spesifik sehingga mampu menguasai suatu keahlian tertentu.

Dalam sambutannya, Presiden juga mengatakan kepercayaan investor asing kepada kondisi di Indonesia telah positif dengan melihat pertumbuhan ekonomi di Tanah Air.

Selain pertumbuhan ekonomi, Jokowi juga mengatakan "gini ratio" atau ketimpangan pendapatan penduduk, angka kemiskinan dan tingkat pengangguran juga turun.

Melihat potensi pertumbuhan industri di masa depan tersebut, Presiden beberapa kali telah meminta sekolah kejuruan dapat menyiapkan siswa-siswinya menguasai ilmu teknik yang spesifik guna meningkatkan daya saing dengan SDM dari negara lain.

(sus)
breaking news x