Uni Eropa Tingkatkan Bantuan Kemanusiaan untuk Pendidikan

Foto: Antara

Foto: Antara

BRUSSELS - Komisi Eropa mengumumkan peningkatan lebih lanjut mengenai anggaran bantuan kemanusiaan dalam mendukung proyek pendidikan dalam situasi darurat di seluruh dunia.

"Peningkatan dari empat persen pada 2016 jadi enam persen pada 2017 anggaran bantuan kemanusiaan menempatkan Komisi tersebut di depan rata-rata anggaran global," kata sayap pelaksana UE (Uni Eropa) dalam satu pernyataan.

"Pendidikan bukan hak istimewa, pendidikan adalah hak. Itu adalah satu dari empat prioritas utama kami dalam program bantuan kemanusiaan kami, dari Timur Tengah sampai Afrika dan wilayah di luarnya," kata Christos Stylianides, Komisaris bagi Penanganan Krisis dan Bantuan Kemanusiaan.

"Tujuan kami ialah memungkinkan akses ke pendidikan berkualitas dalam lingkungan belajar yang aman buat anak-anak yang rentan yang terjebak dalam situasi darurat," kata Stylianides, sebagaimana dikutip Xinhua, yang dipantau Antara di Jakarta, Kamis (1/12/2016).

Persentase dukungan kemanusiaan UE yang dialokasikan buat pendidikan dalam dukungan darurat sekarang enam kali lebih tinggi dibandingkan dengan jumlahnya pada 2014.

Bantuan tersebut akan disalurkan melalui organisasi non-pemerintah, lembaga PBB dan organisasi internasional untuk menjangkau anak yang paling rentan.

Sebanyak 75 juta anak yang hidup di negara yang dirongrong krisis dan pengusiran paksa tak memiliki akses ke pendidikan yang berkualitas.

(sus)
breaking news x