Izin Terbang Maskapai yang Pesawatnya Jatuh di Kolombia Dibekukan

Sebanyak 71 orang tewas dalam insiden pesawat jatuh di Kolombia (Foto: Fredy Builes/Reuters)

Sebanyak 71 orang tewas dalam insiden pesawat jatuh di Kolombia (Foto: Fredy Builes/Reuters)

SUCRE – Otoritas Penerbangan Bolivia membekukan izin operasi maskapai LaMia setelah salah satu pesawatnya mengalami kecelakaan di Medelin, Kolombia. Tragedi tersebut menewaskan 71 orang dengan sebagian besar korban tewas adalah pemain serta staf klub sepakbola Brasil Chapecoense Real.

Seperti dimuat BBC, Jumat (2/12/2016), pesawat buatan Inggris bernomor BAE 146 Avro RJ85 itu adalah satu-satunya pesawat siap terbang yang dimiliki maskapai asal Bolivia tersebut. Dua unit pesawat lainnya tengah diperbaiki. Sang pilot, Miguel Quiroga, ternyata memiliki sebagian saham kepemilikan pesawat nahas tersebut. LaMia sendiri baru dibentuk pada 2015.

Sebagaimana diberitakan, pesawat tersebut dijadwalkan terbang dari Santa Cruz, Bolivia, menuju Medelin, Kolombia. Pesawat nahas itu jatuh di wilayah pegunungan yang berjarak hanya belasan kilometer (km) dari Bandara Medelin.

Kepala Otoritas Penerbangan Kolombia Alfredo Bocanegra mengatakan, berdasarkan rekaman suara yang ditemukan media, pilot sempat meminta izin pendaratan karena kehabisan bahan bakar dan kegagalan elektrik. Melihat bukti bahwa pesawat tidak meledak saat terjadi benturan, Bocanegra yakin pesawat sudah kehabisan bahan bakar.

Pejabat otoritas penerbangan lainnya, Freddy Bonilla, menuturkan sebuah pesawat harus memiliki cadangan bahan bakar avtur yang harus cukup untuk terbang selama 30-45 menit untuk mencari bandara alternatif dalam keadaan darurat. Dalam kasus ini, bahan bakar ekstra itu tidak ada.

“Mesin adalah satu-satunya sumber elektrik. Akan tetapi, tanpa adanya bahan bakar, tentu saja sumber kelistrikan itu tidak akan berfungsi,” tukas Freddy Bonilla. Bahan bakar yang berada dalam tangki pesawat cukup untuk jarak terbang maksimal 2.965 km, sedikit berada di bawah jarak tempuh Santa Cruz – Medelin.

(war)
breaking news x