Dieksekusi 21 Tahun Lalu, Pria China Dinyatakan Tak Bersalah

Mahkamah Agung China. (Foto: Getty Images)

Mahkamah Agung China. (Foto: Getty Images)

BEIJING - Seorang pria di China bernama Nie Shubin dijebloskan ke penjara atas tuduhan perkosaan dan pembunuhan. Shubin telah dieksekusi oleh pasukan penembak jitu pada 1995 di usianya yang ke-20 tahun.

Namun, tahun ini Mahkamah Agung China memutuskan bahwa Shubin telah bebas dari semua dakwaan dan tuduhan yang dialamatkan padanya. Mendiang Shubin dinyatakan bersih dan tidak bersalah. Hal ini berdasarkan fakta-fakta bahwa bukti yang digunakan dalam persidangan Shubin tidak jelas dan tidak cukup kuat.

Dilansir dari BBC, Jumat (2/11/2016) sebelumnya selama dua dekade keluarga Shubin tidak pernah lelah dan tak pantang menyerah memperjuangkan pembersihan nama Shubin dari cap seorang kriminal. Mereka percaya bahwa Shubin tersebut tidak bersalah. Dan kini akhirnya perjuangan mereka tercapai, meskipun kenyataan pedih harus diterima setelah kehilangan Shubine untuk selamanya. Tak lupa mereka juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah mendukung perjuangan mereka.

Selain Shubin, 11 tahun lalu juga terdapat orang yang mengaku tidak bersalah atas tuntutan yang ditujukan padanya. Namun, pembelaan pria yang tidak disebutkan namanya itu ditolak oleh pengadilan.

Pengadilan di China memiliki tingkat keyakinan lebih dari 99 persen dalam mendakwa seseorang. Jumlah resmi terdakwa yang dieksekusi merupakan rahasia negara, namun diyakini mencapai ribuan terpidana mati yang dieksekusi setiap tahun.(rav)

(rfa)
breaking news x