Sebelum Ditangkap, Rachmawati Sukarnoputri Ingin Demo 212 di Parlemen

Rachmawati Sukarnoputri (Okezone)

Rachmawati Sukarnoputri (Okezone)

JAKARTA - Ketua Umum MPR RI Zulkifli Hasan mengatakan, sebelum ditangkap oleh kepolisian terkait dugaan makar, Rachmawati Sukarnoputri sering mendatangi Gedung DPR/MPR di Senayan, Jakarta.

"Iya dia sering ke sini, udah sering telefon juga terkait (aksi) 212," kata Zulkifli di Gedung Parlemen, Senayan, Jumat (2/12/2016).

Zulkifli menjelaskan dalam kunjungannya ke MPR, Rachmawati meminta izin melakukan unjuk rasa di depan Gedung DPR/MPR hari ini, usai aksi super damai di Lapangan Monas, Jakarta Pusat.

"Katanya mau minta kembali ke UUD 1945, kemudian saya katakan kalau mau sampaikan aspirasi apapun ya jangan hari ini, silakan saja kapan pun tapi tidak bisa hari ini," ujar Ketua Umum PAN itu.

Menurut Zulkifli, aksi super damai 212 di Monas sudah sesuai dengan kesepakatan. Maka, jika ada aksi di luar itu merupakan tindakan menentang kesepakatan tersebut.

"Habib dan Pak Presiden sudah sepakat sampai jam 13.00 WIB siang. Toh Pak Presiden tadi ikut datang yah bersama Pak Jusuf Kalla, makanya tidak bisa ada agenda lain selain aksi super damai ya Bu Rachmawati juga tidak bisa datang," ujarnya.

sebelumnya, Rachmawati Sukarnoputri ditangkap di kediamannya tadi pagi menjelang aksi Bela Islam Jilid III. Ia dituduh akan melakukan makar. Selain Rachmawati, polisi juga menangkap Ratna Sarumpaet, Ahmad Dhani, Sri Bintang Pamungkas, Kivlan Zein dan Rizal Kobar.

Mereka masih diperiksa di Mako Brimob Kelapa Dua, Depok.

 

(sal)
breaking news x