Banjir Tenggelamkan Ratusan Rumah di Barito Timur

BARITO TIMUR - Banjir setinggi 1,5 meter menenggelamkan Desa Plantau, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur (Bartim), Kalimantan Tengah (Kalteng). Bahkan, banjir tersebut terjadi sejak Kamis, kemarin.

Penyebab bencana tersebut adalah Sungai Karau yang mengelilingi desa tersebut meluap setelah diguyur hujan deras. Sejak pagi tadi, warga menaikkan barang-barang berharga ke tempat yang lebih tinggi di dalam rumah.

Bagi warga desa yang rumahnya bertingkat, menyimpan barangnya di lantai atas. Seorang warga Pelantau bernama Udin mengatakan, di rumahnya air mulai naik sejak Kamis malam. Hal ini disebabkan curah hujan tinggi yang mengakibatkan air Sungai Karau meluap dan menuju ke hilir sungai di Desa Pelantau.

"Yang rumahnya dekat sungai sudah tenggelam, namun ada juga yang separo rumah tersndam banjir. Kalau di rumah saya setinggi perut orang dewas," ungkapnya saat mengungsi di Kantor Kecamatan Pematang Karau, Jumat (2/12/2016).

Hingga kini pihak BPBD Barut masih terus melakukan evakuasi warga yang masih berada di dalam rumah. Sebab hujan masih berpotensi mengguyur hari ini. Jika tidak dievakuasi bisa terjebak di atap rumah dan bisa menimbulkan korban jiwa.

"Kita masih terus melakukan evakuasi warga dengan perahu karet. Jumlah KK didesa Plantau sekitar 130 KK, dengan jumlah warga 330 jiwa. Untuk berapa jumlah rumah yang terendam banjir belum kita data yang jelas jumlahnya di atas 100 rumah," ujar petugas BPBD Barut, Nisan di kantor kecamatan. (sym)

(abp)
breaking news x