Pakai Gir, Gerombolan Pelajar di Yogya Aniaya Dua Orang

SLEMAN - Gerombolan pelajar yang masih mengenakan seragam SMA kembali melakukan aksi klitih (melukai orang). Akibatnya, dua orang kembali terluka karena gerombolan pelajar tersebut yang beraksi di Simpang Empat Godean, Sumberagung, Moyudan, Sleman, Yogyakarta.

Kapolsek Moyudan, AKP Masnoto mengatakan, awal kejadian tersebut terjadi ketika kedua korban, Rendi Andika (22), warga Singojayan, Sendangarum, Minggir, Sleman, dan Afhan Arum (17), warga Malangan Srigading, Sanden, Bantul, pulang dari sebuah bengkel bubut di daerah Gedongan, Moyudan.

Dari arah Utara, kedua korban melaju pelan menuju rumah. Namun, ketika melintas di lokasi, dari arah Selatan mereka berpapasan dengan gerombolan pelajar yang masih mengenakan baju seragam abu-abu dengan jumlah sekira 50 orang.

Saat berada di dekat korban, salah satu pelajar yang berboncengan lalu memutar-mutarkan gir yang sudah terikat dengan sabuk yang sengaja dikenakan ke arah kedua korban.

Akibat sabetan gir tersebut, kedua korban kemudian mengalami luka pada bagian leher dan bagian kepala sepanjang dua sentimeter. Usai melukai kedua korban, gerombolan tersebut langsung berhamburan melarikan diri ke arah Timur, sementara pelaku yang membawa gir tersebut melarikan diri dengan menabrak dua pengguna jalan lain sehingga mengakibatkan dua orang lagi luka ringan lecet pada bagian kaki.

“Saat lari, pelaku menendang sebuah motor yang mengahalangi jalan mereka, dua pengendara kemudian jatuh. Gerombolan kemudian kabur,” kata dia, seperti dikutip dari Harianjogja.com, Jumat (2/12/2016).

(fds)
breaking news x