Penataan Bantaran Sungai, Wali Kota Solo Jamin Tak Ada Pencabutan E-KTP

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo

SOLO – Wali Kota Solo, FX Hadi Rudyatmo, menepis rumor pencabutan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) milik warga bantaran Sungai Bengawan Solo yang menolak relokasi.

Sebaliknya, ia mempertanyakan sumber rumor yang disebut-sebut berasal dari kalangan warga bantaran sendiri.

"Ada-ada saja, mereka itu penduduk resmi, memiliki Nomor Induk Kependudukan (NIK), tidak bisa dicabut begitu saja." kata dia,, seperti dikutip dari KRjogja, Jumat (2/12/2016).

Menurut Rudy, warga bantaran Sungai Bengawan Solo pada prinsipnya bersedia direlokasi, terkait pembangunan parapet penahan banjir yang saat ini mulai dikerjakan. Hanya saja, memang masih ada beberapa persoalan, diantaranya besaran ganti rugi bangunan senilai Rp8,5 juta, seperti halnya diberikan kepada ribuan penghuni bantaran lain yang saat ini sudah direlokasi. 

"Ganti rugi tanah tidak ada persoalan karena ditentukan berdasar aprraisal dengan besaran antara Rp450 ribu hingga Rp600 ribu per meter persegi," ujar dia.

Rudy menjelaskan, saat pertemuan dengan 76 warga bantaran Sungai Bengawan Solo yang masih tersisa dalam program relokasi sejak 2007 lalu, pihaknya sudah menjelaskan kemungkinan peninjauan kembali besaran ganti rugi bangunan.

(fds)
breaking news x