Dalang Djoko Edan Diadili Tanpa Penasihat Hukum

Ilustrasi

Ilustrasi

SEMARANG - Djoko Hadi Widjojo, dalang kondang asal Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng) yang lebih dikenal dengan nama Ki Djoko Edan, Kamis 1 Desember 2016 mulai diadili atas penyalahgunaan narkoba jenis sabu.

Dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Semarang, Jaksa Penuntut Umum (JPU) Umar Dani mendakwa Djoko Edan atas kepemilikan 0,4 gram sabu.

“Terdakwa ditangkap Direktorat Reserse Narkotika Polda Jawa Tengah dengan barang bukti 0,4 gram sabu-sabu,” katanya, seperti dikutip dari Solopos.com, Jumat (2/12/2016).

Sebelum ditangkap, terdakwa diketahui sudah memakai barang haram tersebut sebelum pentas di Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Terdakwa diketahui sering mengonsumsi barang haram tersebut di rumahnya sebelum pentas dalang.

Selain sabu, polisi juga mengamankan barang bukti berupa alat hisap. Perbuatan terdakwa dijerat dengan UU Nomor 35 tahun 2009 tentang Penyalahgunaan Narkotika.

Dalam sidang tersebut, terdakwa tidak didampingi oleh penasihat hukum. Atas dakwaan jaksa, Djoko Edan mengaku, sudah paham dan tidak akan menyampaikan tanggapan. Hakim Ketua Unggul Pudjo selanjutnya menunda sidang dan akan kembali menggelarnya pada pekan depan dengan agenda pemeriksaan saksi.

(fds)
breaking news x