Atap di Komplek Makam Syeikh Jumadil Kubro Roboh, Dua Peziarah Terluka

Foto: Zen Arivin/Okezone

Foto: Zen Arivin/Okezone

MOJOKERTO - Atap bangunan utama komplek makam di kawasan wisata religi Makam Troloyo, di Desa Sentonoreio, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, roboh. Akibatnya, dua orang pengunjung harus dilarikan ke rumah sakit karena terkena runtuhan atap.

Informasi yang dihimpun, ambrolnya atap bangunan utama yang merupakan makam Waliyyulloh Maulana Sayyid Jumadil Kubro itu terjadi sekira pukul 02.00 WIB dinihari tadi. Bermula saat wilayah kawasan religi makam Troloyo ini di guyur hujan dan angin kencang.

"Hujan deras kemudian anginnya kencang sekali, kemudian ambrol. Tadi sempat terdengar suara benturan begitu keras. Mungkin waktu ambrol itu," kata penjaga makam Troloyo, Rifai kepada awak media, Jumat (2/12/2016).

Dia menambahkan, saat kejadian, di makam penyebar Islam di Pulau Jawa itu, terdapat dua rombongan yakni dari Blitar membawa mobil Elf dan dari Caruban membawa mobil Avanza. Sehingga, saat atap tersebut ambrol sempat menimpa beberapa peziarah.

"Dua yang sedikit parah dibawa ke RSI Sakinah. Mereka rombongan dari Caruban. Sedangkan yang luka ringan ada lima orang dari Blitar dan dibawa ke puskesmas. Tapi saat ini semua yang terluka sudah kembali pulang," tambahnya.

Menurutnya, atap komplek makam di kawaaan wisata religi Makam Troloyo memang sedang dalam proses perbaikan atau rehap. Sebab, sejak dibangun tahun 2004, bangunan di tempat itu belum pernah tersentuh rehap.

"Proses rehap ini sudah berlangsung sejak sebulan terakhir dan memang dilakukan secara bertahap. Mulai dari bagian atap kemudian baru ke bawah. Kami juga sudah mengingatkan kepada pengunjung karena memang atap bangunan dalam proses rehap," pungkasnya.

(ris)
breaking news x