BPBD Lumajang Siagakan Relawan di Daerah Rawan Longsor

LUMAJANG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lumajang, Jawa Timur menyiagakan sejumlah sukarelawan di beberapa daerah rawan longsor seiring dengan cuaca ekstrem dengan intensitas hujan yang cukup tinggi di kabupaten setempat.

"Kami sudah siagakan relawan di titik-titik longsor untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, apabila terjadi bencana longsor sewaktu-waktu," kata Kepala Seksi Kedaruratan BPBD Lumajang, Wawan Hadi Siswoyo di Lumajang, Jumat (2/12/2016).

Menurut dia, empat kecamatan di Kabupaten Lumajang merupakan daerah rawan longsor yakni Kecamatan Pasirian, Tempursari, Candipuro, dan Pronojiwo, sehingga pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada warga yang berada di titik-titik rawan longsor tersebut.

Secara geografis beberapa kecamatan rawan longsor tersebut berada di lereng pegunungan karena Kabupaten Lumajang diapit oleh tiga gunung api yakni Gunung Semeru (3.676 mdpl), Gunung Bromo (3.2952 mdpl), dan Gunung Lamongan (1.668 mdpl).

"Selain relawan, kami juga menyiagakan tim reaksi cepat (TRC) untuk menangani bencana longsor yang terjadi sewaktu-waktu, sehingga diharapkan terjunnya TRC tersebut dapat meminimalisir adanya korban bencana," tuturnya.

Beberapa waktu lalu, lanjut dia, longsor melanda wilayah selatan Kabupaten Lumajang yakni di Desa Gondopruso, Kecamatan Pasirian yang menyebabkan tebing longsor hingga menutup akses jalan di desa setempat dan akses jalan desa tersebut sempat terputus.

"TRC langsung bergerak ke sana untuk melakukan kerja bakti bersama TNI dan Polri, serta masyarakat untuk membersihkan material longsor, sehingga akses jalan bisa dilewati lagi," katanya.

Selain di empat kecamatan itu, BPBD Lumajang juga mewaspadai sebanyak 11 titik longsor di kawasan Piket Nol yang merupakan jalur selatan yang menghubungkan Kabupaten Lumajang dengan Malang.

"Sejauh ini masih aman kawasan Piket Nol, namun kami imbau pengendara yang melintas di kawasan itu harus berhati-hati karena tebing longsor dapat terjadi sewaktu-waktu ketika hujan deras," ujarnya.

(put)
breaking news x