Korban Banjir Senang Dapat Bantuan dari Rescue Perindo Jatim

Ketua DPW Rescue Jatim berinteraksi dengan korban banjir di Jatim. Foto dok Rescue Perindo Jatim

Ketua DPW Rescue Jatim berinteraksi dengan korban banjir di Jatim. Foto dok Rescue Perindo Jatim

SURABAYA – Para korban banjir merasa senang dengan adanya bantuan berupa selimut dan mi instan yang diberikan oleh DPW Rescue Perindo Jawa Timur (Jatim). Sebab selama ini mereka belum mendapat bantuan dari mana pun.

Lalu selimut itu akan dipakai ketika malam hari. Karena saat malam udaranya sangat dingin, ditambah masih adanya air bah. Karena banjir belum surut, yang ketinggian air berkisar 40-60 cm.

Begitu juga dengan bantuan mi instan. Masyarakat langsung memasaknya untuk dimakan bersama anak-anak mereka. Bantuan mi ini sangat berarti, mengingat persediaan makanan masyarakat menipis.

"Kami sangat senang dengan adanya bantuan ini. Baru sekarang kami mendapat bantuan," terang salah seorang penerima bantuan, Suwarno, Jumat (2/12/2016).

Menurut Suwarno, dirinya bersama warga yang lain sangat berterima kasih pada DPW Rescue Perindo Jatim, yang telah memberikan bantuan. Banjir membuat warga tidak bisa pergi ke mana-mana. "Bantuan ini sangat membantu masyarakat yang sedang kesulitan karena terkena banjir," tukasnya.

Hal senada juga disampaikan Kepala Desa Trucuk, Pudjo Asmoro. Ia menyampaikan warganya sangat senang dengan adanya pemberian bantuan dari Rescue Perindo Jatim.

"Bantuan tersebut bisa meringankan beban masyarakat. Kami ucapkan terima kasih atas adanya bantuan berupa mi instan dan selimut," ujar Pudjo.

Seperti diketahui, DPW Rescue Perindo Jawa Timur memberikan bantuan terhadap warga yang menjadi korban banjir di Desa Trucuk RT 09 RW 01, Kecamatan Trucuk, Kabupaten Bojonegoro, Jatim, Jumat (2/12/2016).

Bantuan yang diberikan pada warga berupa selimut sebanyak 100 lembar dan 100 dus mi instan. "Semoga bantuan ini bisa meringankan beban masyarakat yang terkena banjir. Kami berharap banjir segera surut," terang Ketua DPW Rescue Perindo Jatim, Suci Rakhmawati.

(fzy)
breaking news x