Desak Ahok Ditahan, Umat Islam di Karawang Gelar Doa Bersama

KARAWANG - Wakil Bupati Karawang, Jawa Barat, Jimmy Ahmad Zamaksari meminta umat muslim Karawang mengawal kasus penistaan agama oleh Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) hingga selesai. Kasus Ahok sudah memasuki ranah hukum sehingga semua pihak harus menghormati proses tersebut hingga selesai tanpa boleh ada intervensi dari siapapun.

"Mari kita kita kawal bersama kasus ini agar berjalan secara adil. Salah satunya caranya yaitu dengan berdoa bersama seperti yang kita lakukan sekarang ini," kata Jimmy usai acara Istighosah dan Doa Bersama di halaman Masjid Aljihad, Kelurahan Karangpawitan, Jumat (2/12/2016).

Kegiatan doa bersama ini diikuti ribuan orang dari sejumlah Ormas Islam seperti, NU, Muhamadiyah, Front Pembela Islam (FPI), Banser bersama unsur Muspida Karawang.

Acara ini digelar untuk mengakomodir aspirasi ormas Islam Karawang yang akan menyampaikan aspirasi terkait kasus penistaan agama oleh Ahok. Bersama ormas Islam dan Muspida sepakat menggelar acara ini agar warga muslim Karawang tidak ikut aksi di Jakarta.

"Silahkan sampaikan aspirasi disini karena pemerintah juga mendengar kegiatan ini tanpa harus datang ke Jakarta," kata Jimmy.

Jimmy mengatakan, umat muslim harus bersama-sama menjaga keutuhan bangsa dalam menghadapi berbagai persoalan bangsa. Oleh karena itu dalam kaitan kasus Ahok, apa yang dilakukan umat muslim Karawang dengan menggelar acara Istighosah dan Doa Bersama sudah tepat.

Acara tersebut mencerminkan umat muslim di Karawang cinta akan kedamaian. "Kita apresiasi dengan Polri yang bekerja cepat menangani kasus Ahok tugas kita adalah mengawal kasus ini berjalan secara adil," katanya.

Sementara itu Ketua Bidang Organisasi Front Pembela Islam (FPI) Karawang, Ade Dahyar mengatakan, FPI Karawang menghadiri acara Istighosah dan Doa Bersama di Karawang untuk menyampaikan aspirasi kepada Muspida Karawang terkait kasus Ahok FPI Karawang minta agar kasus ini ditangani secara serius oleh penegak hukum.

Pihaknya mendukung aksi damai yang dilakukan untuk menyampaikan aspirasi umat Islam. "Pokoknya kasus Ahok tidak bisa ditawar harus masuk penjara. Kita juga berdoa agar saudara kita yang sedang berjuang di Jakarta agar diberi keselamatan," katanya.

Sementara, Kapolres Karawang AKBP Andi Herindra menyebut, pelaksanaan kegiatan Istighosah berjalan kondusif dan hikmat. Warga Karawang lebih memilih untuk berdoa bersama di Karawang karena aspirasinya tetap bisa disampaikan tanpa harus ke Jakarta.

Jumlah warga Karawang yang mengikuti acara di Jakarta hanya 750 orang lebih sedikit dibandingkan aksi sebelumnya. "Iya kan sama saja acara di sini atau di Jakarta juga acara berdoa bersama," ujar AKBP Andi.

(put)
breaking news x