UN Dilepas ke Daerah, Akan Timbulkan Gap Antar Daerah

Foto: Ilustrasi Okezone

Foto: Ilustrasi Okezone

JAKARTA - Pendidikan yang ada di Indonesia perlu dilakukan dengan skala nasional. Sehingga mutu pendidikan yang ada juga merata dari Sabang sampai Merauke.

Anggota Komisi X, DPR RI, Wayan Koster menuturkan bahwa mutu pendidikan perlu diukur dalam skala nasional.

"Sejak dulu saya menentang adanya UN karena adanya syarat kelulusan. Karena kewenangan penilaian adalah pada guru," ungkapnya di Gedung DPR, Jakarta, baru-baru ini.

Sempat ada negosiasi antara pemerintah dengan DPR bahwa tidak semua mata pelajaran akan diujikan dalam Ujian Nasional (UN). "Jadi tidak semua mata pelajaran yang tidak masuk UN. Untuk itu, dalam moratorium ini perlu dikaji dengan clear," ucapnya.

Wayan juga mejelaskan agar mengevaluasi mengenai mutu. "Daerah tidak bisa dilepas begitu saja dalam pelaksanaan ujian. Karena ada adaerah yang memiliki fokus pada pendidikan ada juga yang biasa saja," imbuhnya.

Wayan menambahkan jika daerah dilepaskan begitu saja, maka dikhawatirkan akan terjadi gap yang lebih besar. "Kalau dilepas akan menimbulkan gap yang lebih besar dari daerah satu ke daerah lainnya," tambahnya.

(sus)
breaking news x