PDIP Pecat Wabup Halmahera Tengah sebagai Kader

ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

TERNATE - Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Provinsi Maluku Utara memecat dua kader, seorang di antaranya Wakil Bupati Halmahera Tengah Soksi Hi Ahmad yang mendukung pasangan calon lain untuk pilkada mendatang.

"Selain itu, PDIP juga memecat kader lainnya, Abdurahim Odeyani," kata Juru Bicara DPD PDIP Malut, Asrul Rasyid Ichsan di Ternate, Selasa (6/12/2016).

Wabup Halmahera Tengah Soksi Hi Ahmad secara terang-terangan menyatakan dukungannya kepada pasangan Edi Langkara-Abdurahim Odeyani yang didukung koalisi Partai Golkar, PAN, Demokrat, PKB dan beberapa partai lainnya.

Sedangkan, Abdurahim Odeyani yang juga anggota DPRD Halmahera Tengah dari PDIP itu ikut dipecat karena memilih mencalonkan diri sebagai Wakil Bupati berpasangan dengan Edi Langkara yang didukung di luar PDIP.

Asrul pun mengatakan, kader atau anggota bila tidak menjalankan rekomendasi dan memperjuangkan calon yang sudah ditetapkan DPP Partai, menjadi calon dari partai lain atau terlibat langsung dan tidak langsung dalam tim sukses kandidat dari partai lain, berarti melanggar disiplin Partai.

Berdasarkan laporan dari Dewan Pimpinan Cabang PDIP Halmahera Tengah, dua kader tersebut tidak mendukung pasangan yang diusung Koalisi PDIP dan PBB pasangan Mutiara Yasin-Kabir.

"Soksi Hi Ahmad telah menjadi tim sukses dari calon kepala daerah dari partai lain dan telah melakukan pencopotan serta pembakaran atribut PDIP," kata Asrul, Senin (5/12).

Perilaku Soksi menurutnya telah mencederai dan melukai hati seluruh kader PDIP, padahal yang bersangkutan sejak berpolitik, menjadi kader dan pengurus PDIP Halmahera Tengah.

Asrul menilai, dengan posisi seperti itu Soksi telah banyak menikmati manfaat dalam karier politiknya berupa anggota DPRD Kabupaten Halmahera Tengah selama dua periode dan menjadi Wakil Bupati Halmahera Tengah periode 2012- 2017, tetapi tidak mensyukuri apa yang diberikan PDIP.

"Kita menganggap Soksi tidak tahu berterima kasih kepada PDIP, padahal seluruh karier politiknya melalui PDIP," pungkasnya.

(put)
Live Streaming
Logo
breaking news x