Menhan Pakistan Ancam Perang Nuklir Gara-Gara Berita Palsu

Menhan Pakistan Khawaja Muhammad Asif. (Foto: Farooq Naeem/AFP)

Menhan Pakistan Khawaja Muhammad Asif. (Foto: Farooq Naeem/AFP)

ISLAMABAD - Menteri Pertahanan Pakistan Khawaja Muhammad Asif mengancam Israel dengan perang nuklir sebagai respons atas informasi palsu dari sebuah laman yang dikenal sering menyebarkan teori-teori konspirasi ngawur. Melalui Twitter, Khawaja menyampaikan ancaman dengan mengingatkan Israel bahwa Pakistan adalah negara dengan kemampuan nuklir dan akan membalas jika diserang.

Reaksi Menhan Pakistan itu terkait artikel yang dipublikasikan laman AWD, yang mengklaim Menteri Pertahanan Israel Moshe Ya’alon mengancam Pakistan dengan senjata nuklir jika negara itu mengirimkan pasukannya ke Suriah.

“Sejauh yang saya tahu, itu adalah ancaman, jika karena suatu ketidakberuntungan mereka tiba di Suriah, kami tahu apa yang akan kami lakukan. Kami akan hancurkan mereka dengan serangan nuklir,” demikian kata-kata Ya’alon yang dikutip AWD. Namun, ada beberapa kejanggalan dalam artikel yang diberi embel-embel ‘eksklusif’ itu.

Pertama, Moshe Ya’alon sudah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Pertahanan Israel sejak mengundurkan diri pada Mei 2016. Dan kedua, Kementerian Pertahanan Israel mengatakan, Ya’alon tak pernah mengucapkan kata-kata tersebut.

Kementerian Pertahanan Israel juga buru-buru merespons tweet dari Menhan Pakistan dan menjelaskan bahwa informasi tersebut adalah palsu. Demikian dilaporkan Russia Today, Senin (26/12/2016).

Baik Pakistan maupun Israel tidak pernah menandatangani perjanjian non-proliferasi dan dipandang sebagai negara dengan kemampuan persenjataan nuklir. Kedua negara tidak memiliki hubungan diplomatik karena Pakistan yang notabene adalah negara Muslim tidak mengakui keberadaan Israel.

(dka)
Live Streaming
Logo
breaking news x