Dubes Rusia: Pencarian Korban Pesawat Jatuh di Laut Hitam Terus Berlangsung

Dubes Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin. (Foto: Silviana D/Okezone)

Dubes Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin. (Foto: Silviana D/Okezone)

JAKARTA - Rusia berduka dengan insiden jatuhnya pesawat militer di Laut Hitam, dekat Kota Sochi. Peristiwa itu menewaskan 92 penumpangnya, yang sebagian besar merupakan anggota paduan suara militer.

Duta Besar Rusia untuk Indonesia Mikhail Galuzin mengatakan, pencarian terhadap para korban pesawat Rusia yang jatuh di Laut Hitam saat ini masih terus berlangsung.

"Pencarian para korban masih terus berlanjut dan bagian pesawat tersebut sudah ditemukan pada pagi tadi," ujar Galuzin, pada acara Luncheon di Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta, Selasa, (27/12/2016).

Galuzin juga menuturkan, otoritas Rusia telah menentukan posisi kedalaman bangkai pesawat militer Rusia yang jatuh di Laut Hitam itu saat ini. "Lokasinya berada di kedalaman sekira 30 meter dan berdasarkan informasi dari Kementerian Pertahanan Rusia setidaknya sudah ada 70 jenazah yang ditemukan hingga pagi ini," tambah Galuzin

Pesawat Rusia TU-154 jatuh di Laut Hitam, Minggu 25 Desember. Pesawat itu awalnya berangkat dari Moskow. Lalu mendarat di Sochi untuk mengisi bahan bakar. Beberapa pihak menduga burung besi itu dibajak teroris karena sempat hilang dari radar.

Pencarian besar-besaran pun terjadi sejak pesawat itu jatuh. Sedikitnya 45 kapal dan 135 penyelam, serta beberapa helikopter dikerahkan ke lokasi kejadian.

(rfa)
Live Streaming
Logo
breaking news x