Kotak Hitam Kedua Pesawat Rusia Jatuh di Laut Hitam Ditemukan

Puing Pesawat Militer Rusia Tu-154 yang Jatuh di Laut Hitam. (Foto: AP)

Puing Pesawat Militer Rusia Tu-154 yang Jatuh di Laut Hitam. (Foto: AP)

SOCHI - Perekam data penerbangan atau kotak hitam kedua pesawat Rusia jatuh di Laut Hitam sudah ditemukan. Sebelumnya, kotak hitam pertama ditemukan drone bawah air sekira 1.600 meter dari pantai di kedalaman sekira 17 meter.

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Pertahanan Rusia, kotak hitam kedua pesawat Rusia jatuh di Laut Hitam tersebut ditemukan pada Selasa 27 Desember 2016 waktu setempat, sebagaimana diwartakan ITV, Rabu (28/12/2016).

Petugas berwenang dilaporkan telah mengangkat kotak hitam kedua tersebut pada Rabu pagi untuk diteliti. Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Rusia menyatakan, tidak ada korban selamat dalam inisiden pesawat Rusia jatuh di Laut Hitam ini.

Sejauh ini dari petugas telah mengevakuasi 17 jenazah korban dan 223 potongan bangkai pesawat.

Sebelumnya, rekaman percakapan dalam kokpit pilot pesawat militer Rusia Tu-154 yang jatuh di Laut Hitam tengah dianalisis untuk mengungkap penyebab kecelakaan yang menewaskan 92 penumpang dan awak pesawat nahas tersebut. Berdasarkan laporan yang dilansir Russia Today, Rabu (28/12/2016) dari sebuah sumber, di saat-saat terakhir sebelum pesawat jatuh, pilot terdengar berteriak, “Flaps, sialan!” yang diikuti suara dari kopilot, “Komandan, kita akan jatuh!” Dari rekaman percakapan tersebut, diduga ada masalah pada flaps, sirip yang berfungsi mengatur daya angkat pesawat, yang menjadi penyebab jatuhnya Tu-154 itu.

Beberapa teori penyebab jatuhnya pesawat Rusia TU-154 telah dikemukakan, termasuk teori utama mengenai adanya benda asing yang menembus mesin pesawat. Penyebab lainnya seperti kelalaian dari pilot dan kerusakan teknis juga tengah diselidiki. (rav)

(rfa)
Live Streaming
Logo
breaking news x