Gerindra Perjuangkan Presidential Threshold 0%

JAKARTA - Fraksi Partai Gerindra akan memperjuangkan agar jumlah ambang batas pengajuan calon presiden (presidential threshold) di Pemilu Presiden 2019 sebesar 0%. Dengan ambang batas seperti itu, diharapkan semua partai politik bisa mengajukan calon presiden pada Pemilu 2019 yang digelar serentak.

Anggota Fraksi Partai Gerindra, Riza Patria menyebut fraksinya akan memasukkan persoalan tersebut dalam Daftar Inventaris Masalah (DIM) pada pembahasan RUU Pemilu yang saat ini masih dibahas oleh Pansus RUU Pemilu.

"Ya Insya Allah itu masuk supaya presidential threshold 0%, jadi enggak ada thresholdnya untuk presiden apalagi dihubungkan dengan Pilpres dan Pileg yang serentak," jelas Riza di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (11/1/2017).

Riza yang juga Wakil Ketua Komisi II ini mempertanyakan dasar bila presidential treshold dinaikkan atau tetap 20 persen dari perolehan jumlah kursi DPR yang sah.

Pasalnya ketidakadilan bagi partai politik kecil atau partai politik baru akan muncul bila ambang batas didasari pada perolehan suara pada pemilu sebelumnya, mengingat Pileg dan Pilpres 2019 secara serentak.

"Kalau rujukannya pemilu sebelumnya ini enggak adil. Situasinya politik lima tahun berubah, jadi tidak adil kalau dibuat tapi thresholdnya dibuat rujukannya pemilu 2014 lalu, kecuali beda. Saya kira alasan cukup diterima karena pileg dan pilpres serentak," ungkap Riza. (sym)

(ulu)
Live Streaming
Logo
breaking news x