Image

Truk Tangki CPO Terjun ke Jurang Sedalam 50 Meter

Kecelakaan (Foto: Ilustrasi)

Kecelakaan (Foto: Ilustrasi)

PADANG - Satu unit truk tangki yang membawa CPO (minyak kelapa sawit mentah) terjun ke jurang sedalam 50 meter. Mobil yang melajur dari arah Kabupaten Solok menuju Kota Padang ini diduga mengalami rem blong saat penurunan di kawasan Sitinjau Lauik, Panoram II, Kelurahan Lubuk Kilangan, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sumatera Barat.

Menurut saksi mata Alfin (19) awalnya truk tangki yang membawa minyak sawit tersebut sempat berhenti untuk memberi truk lain lewat. “Setelah berhenti kemudian truk tersebut berjalan pelan-pelan, namun di tengah perjalan suara keras seperti besi patah terdengar dari truk tersebut,” ujarnya, Rabu (11/1/2016).

Kemudian truk itu meluncur begitu saja dan masuk jurang. Warga yang bertugas menertibkan jalan raya langsung menuju ke lokasi tersebut ternyata truk yang jatuh tersebut tersangkut di sebatang kayu.

“Saya saat itu bersama orang lain mengevakuasi sopir truk dari dalam mobil, lima menit kemudian truk tersebut langsung jatuh ke jurang,” tuturnya.

Jurangnya, kata Alfin, kira kira sedalam 50 meter. Sementara sopir yang diketahui bernama Ijen dengan usia 47 tahun tersebut langsung dibawa ke rumah sakit terdekat.

“Kita tidak tahu rumah sakit mana korban ini dibawa, namun waktu kita mengevakuasi diperkirakan sopir itu mengalami patah tulang pinggang,” ucapnya.

Menurut Alfin, sebelum jatuh ke jurang, truk nahas tersebut sempat berhenti di perbatasan antara Kabupaten Solok dan Kota Padang, sopirnya saat itu memperbaiki rem. “Truk sampai malam ini masih di jurang belum di evakuasi karena hujan lebat dan tidak nampak dari atas akibat embun yang tebal,” terangnya.

Kapolsek Luki Kompol Ediwarman membenarkan adanya truk CPO yang jatuh ke jurang. Namun, pihaknya belum mengetahui identitas sopir yang membawa mobil tangki nahas tersebut.

“Informasi yang kita dapat akibat rem blong sehingga truk tersebut masuk jurang. Namun, masih penyelidikan, saat ini truk tersebut masih di dasar jurang belum bisa ditarik karena jurangnya terlalu dalam dan embun sangat tebal,” pungkasnya.

(Ari)
Live Streaming
Logo
breaking news x