Trump Tegaskan Watersportsgate di Rusia Murni Berita Bohong

Donald Trump bantah semua tudingan. (Foto: Forbes)

Donald Trump bantah semua tudingan. (Foto: Forbes)

MANHATTAN - Hal pertama yang dilakukan Donald Trump ketika naik ke podium dalam konferensi pers pertamanya adalah membantah semua tuduhan yang diacungkan kepadanya. Lebih spesifik, ia menegaskan bahwa skandal Watersportsgate yang dibesar-besarkan CNN adalah berita bohong (fake news).

"Menurut saya itu adalah informasi yang sangat hina. Semua itu laporan palsu, tidak benar sama sekali dan tidak pernah terjadi," sergahnya, seperti disitat dari Mirror, Kamis (12/1/2017).

Dia mengaku tidak habis pikir berita semacam itu bisa sampai muncul di media massa. Dalam pandangannya, laporan yang katanya dari intelijen Inggris itu jelas sekali ditujukan untuk menjatuhkan dirinya.

"Informasi itu pasti disebarkan oleh musuh-musuh kami. Sekelompok orang yang menentang keterpilihan saya. Mereka bekerja sama untuk menjatuhkan nama baik saya dengan berita bohong seperti itu," tukasnya.

Sebelumnya, Trump digosipkan pernah menghadiri acara olahraga air di suatu hotel di Rusia. Hotel tersebut pernah menjadi tempat menginap Presiden Barack Obama dan Ibu Negara Michelle Obama.

CNN melaporkan, di sana Trump menikmati waktunya untuk menonton para pekerja prostitusi memperagakan gerakan seksual yang disebut golden shower di atas ranjang yang pernah ditiduri pasangan suami istri Obama. Hal ini kabarnya menjadi cara Rusia mengambil hati Trump.

Laporan lain mengatakan kalau Negeri Beruang Merah telah menjadi pendukung terbesar bagi bisnis Trump selama lima tahun terakhir. Itulah mengapa kedua negara memiliki hubungan yang sangat dekat. Semua tudingan itu telah dibantah oleh yang bersangkutan.

"Rusia tidak pernah mencoba mencoba memengaruhi saya. Saya tidak punya urusan apapun dengan Rusia. Tidak ada kesepakatan, tidak ada utang, tidak ada apapun!" tegasnya di Twitter.

(Sil)
Live Streaming
Logo
breaking news x