Ahli Energi RI akan Pamer Teknologi di Arab Saudi

Ilustrasi. Energi Alternatif Tenaga Air. (Foto: Okezone)

Ilustrasi. Energi Alternatif Tenaga Air. (Foto: Okezone)

JAKARTA - Para pakar energi di Tanah Air akan bertolak ke Arab Saudi untuk memamerkan teknologi terbaru yang dimiliki Indonesia. Rencananya, Indonesia akan menawarkan kerjasama energi terbarukan kepada negara yang kaya minyak bumi tersebut.

"Arab memang dikenal kaya minyak, tetapi mereka juga rajin mengembangkan energi perbaruan atau energi non fosil," kata Direktur Antar dan Inter Kawasan Asia Pasifik, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Benyamin Carnadi, dalam Press Briefing di Kemlu, Kamis (12/1/2017).

Benyamin menambahkan, kedatangan Indonesia ke Arab Saudi tersebut sebenarnya untuk menghadiri Asian Cooperation Dialogue (ACD) ke-15 di Abu Dhabi. ACD merupakan forum dialog non-formal beranggotakan 34 negara. Pertemuan akan digelar pada 13 Januari. Energi menjadi tema utama pertemuan tersebut.

"Indonesia akan menggelar workshop di acara tersebut untuk memperkenalkan energi tenaga air pada Arab Saudi. Jika usulan ini disetujui, maka kerjasama akan mulai dilaksanakan pada 2018," imbuh Benyamin.

Benyamin menambahkan, energi alternatif yang akan fokus dibahas dalam forum tersebut yaitu tenaga surya, tenaga arus bawah laut dan tenaga panas bumi. Indonesia yang telah mengembangkan teknologi energi tenaga air mempunyai peran penting dalam pertemuan tersebut.

"Pertemuan ACD tahun ini juga akan membahas kesenjangan ekonomi dan pembangunan di negara-negara Asia. Penggunaan energi alternatif nantinya akan menjadi solusi krisis jika harga minyak dunia naik," ujar Benyamin.

Selain Indonesia, Kazahkstan, Tiongkok, Laos dan Filipina juga akan menawarkan kerjasama pembaharuan energi pada Arab Saudi di forum ACD.

(rfa)
Berita Rekomendasi Indonesia-Uni Emirate Arab
Live Streaming
Logo
breaking news x