Image

Eks "Srikandi" Pansel Minta KPK Bongkar OTT hingga ke Akar

Yenti Ganarsih (Foto: Arie/Okezone)

Yenti Ganarsih (Foto: Arie/Okezone)

JAKARTA – Mantan anggota “Srikandi” Panitia Seleksi (Pansel) pimpinan Ko‎misi Pemberantasan Korupsi (KPK), Yenti Garnasih meminta agar KPK jilid IV dapat membongkar kasus-kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) hingga ke akarnya.

Menurut Ahli hukum pidana tersebut, para pimpinan KPK tidak boleh bangga hanya karena capaian banyaknya OTT pada satu tahun kepemimpinannya. Melainkan, para pimpinan juga harus mampu membongkar kasus OTT hingga tuntas.

"Ya, itu tidak boleh hanya bangga begitu karena OTT. Itu akan selesai kalau semuanya (diungkap). Kalau OTT itu kan unjungnya yang ketangkep," ujar Yenti usai bertemu pimpinan KPK, di kantor KPK, Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (12/1/2017).

Dia pun mengambil contoh seperti kasus OTT yang belum lama terjadi. Misalnya, kata dia, dalam kasus jual-beli jabatan di lingkungan Pemkab Klaten, KPK juga harus dapat mengungkap siapa saja pejabat yang turut menyuap Bupatinya yang saat ini telah ditetapkan tersangka.

Lebih lanjut, Yenti menjelaskan, bukan hanya persoalan OTT yang mesti dituntaskan

oleh para punggawa antirasuah. Tetapi juga, bagaimana para pimpinan mampu menyelesaikan kasus-kasu lama seperti Century, BLBI, Hambalang, serta yang lainnya.

"Korupsi kan hampir selalu melibatkan lebih dari satu orang yang tertangkap atau dua tiga orang. Ini yang saya sampaikan.‎ Ini yang harus dikebut tahun ini," tukasnya.

Diketahui sebelumnya, lima Srikandi pansel pimpinan KPK menyambangi gedung KPK pada siang‎ ini, Kamis (12/1/2017). Kedatangan lima Srikandi tersebut untuk sekadar silaturahmi sekaligus diskusi tentang pemberantasan korupsi saat ini. (sym)

(aky)
Live Streaming
Logo
breaking news x