Wajib Lapor karena Mesum, Bupati Katingan Datangi Polda Kalteng

PALANGKA RAYA - Bupati Katingan, Kalimantan Tengah (Kalteng), Ahmad Yantenglie mendatangi Polda Kalteng untuk memenuhi wajib lapor dan pemeriksaan lanjutan pada Kamis (12/1/2017).

Ia tiba di Polda sekira pukul 10.00 WIB. Ahmad Yantenglie mengenakan kemeja grey dan celana kain grey serta bertopi coklat menebar senyuman kepada sejumlah wartawan.

"Saya memenuhi wajib lapor dan peneriksaan lanjutan, itu saja," ujar Ahmad sebelum menuju ruang Direskrimum Polda Kalteng.

Ia berharap kasusnya cepat selesai dan segera disidangkan. "Harapan saya semoga cepat sekesai," sambungnya.

Sebelumnya, meski didesak untuk mundur, namun dirinya masih enggan lengser dari jabatannya. 


Hal ini dikatakan Ahmad Yantenglie usai memimpin rapat di Pendopo Rumah Jabatan Bupati di Kasongan, Senin 9 Januari 2017.

"Mundur atau maju itu persoalan yang harus dipertimbangkan secara matang, alasan mundur apa, dampak politik seperti apa, mundur dan maju itu gampang saja, yang jelas kita lihatlah nanti. Saya sudah serahkankepada penyidik, saya yakin dan percayan negara hukum‎," papar Yantenglie di sebuah rekaman saat diwawancarai sejumlah wartawan di Katingan, Senin kemarin.

Menurutnya tuntutan adalah hal yang lumrah, karena dalam demokrasi semua warga menyampaikan pendapat. "Tidak jadi masalah, yang jelas kita harus junjung tinggi persoalannya dan duduk masalah seperti apa," sambungnya.

Bahkan, ia dengan enteng menyikapi rencana pemakzulan DPRD Katingan.

"Dasar meminta mundur itu apa dulu, harus jelas, kita hargai lembaga mempunyai kewenangan, mempunyai fungsi dan tugas dan wewenang masing-masing. Tapi apakah bisa memutuskan sendiri, karena setiap keputusan harus berdasarkan fakta," tandasnya. (sym)

(ulu)
Live Streaming
Logo
breaking news x