"Raja Rampok" Pernah Membunuh Polisi di Lampung

Ilustrasi

Ilustrasi

BANDAR LAMPUNG - Jajaran Polda Lampung masih memburu komplotan yang dipimpin 'Raja Rampok' Wagino. Diduga, komplotan rampok itu masih tersebar di selatan Sumatera dan Banten.

Direktur Ditkrimum Polda Lampung, Kombes Heri Sumarji mengatakan, pihaknya masih mengembangkan penyelidikan. Meski gembong rampok yang menguasai sejumlah wilayah di Lampung itu telah tewas, diduga komplotan Wagino masih berada di Pekan Baru, Bengkulu, Banten, dan Jakarta.

"Kami masih mengembangkan penyelidikan. Komplotan Wagino ini tersebar di beberapa daerah. Ada TKP yang berada di Pekan Baru," katanya, Kamis (12/1/2017).

Heri mengatakan, Wagino CS termasuk komplotan rampok yang sadis. Kelompok ini tidak segan-segan menghabisi nyawa korbannya.

Bahkan, anggota Polda Lampung, Aiptu Rizali Siregar (Anumerta) meninggal dunia saat kediamannya disatroni kelompok ini pada 26 Januari 2009.

"Di pelosok, kelompok Wagino ini terkenal sering mengambil sapi atau hewan ternak milik warga," katanya.

Diketahui, raja rampok Lampung Timur tewas didor polisi dalam penangkapan di rumah tersangka di Pekalongan pada Sabtu 7 Januari 2017, petugas mendapatkan aksi perlawanan dari tersangka. Dengan bermodal pisau, Wagino berusaha menusuk polisi yang mengepungnya.

"Tersangka terpaksa ditembak petugas karena melakukan perlawanan aktif. Pelaku tewas saat dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Lampung," katanya.

(aky)
Live Streaming
Logo
breaking news x