Ayah dan Anak Ditemukan Setelah Sebulan Lebih Mengambang di Laut

Kapal pesiar yang membawa Langdon dan putrinya. (Foto: Dianne Gray/Reuters)

Kapal pesiar yang membawa Langdon dan putrinya. (Foto: Dianne Gray/Reuters)

SYDNEY – Seorang pria Selandia Baru dan putrinya yang masih berumur enam tahun akhirnya ditemukan terdampar di Australia setelah sebulan mengambang di laut lepas. Mereka mendarat bersama kapal pesiar mereka yang kecil dan rusak.

Alan Langdon (46) dan putrinya, Que mulanya berlayar dari Kawhia ke Kepulauan Bay di pantai timur Selandia Baru. Mereka melaut hanya untuk berjalan-jalan singkat. Akan tetapi, di tengah jalan kapal mereka terhantam badai.

Insiden tersebut merusak kemudi kapal. Alhasil, keduanya tak bisa menggerakkan kapal kembali ke pesisir dan terpaksa mengikuti ke mana arus membawanya.

“Ketika kami kehilangan kemudi, tak banyak pilihan yang tersedia. Saya menunggu cuaca cerah yang tak kunjung datang. Selama itu, kami tersapu ombak ke selatan. Saya lalu memutuskan akan lebih aman untuk mengarahkan kapal ke Australia di seberang Laut Tasman,” tutur Langdon, seperti disitat dari Reuters, Jumat (13/1/2017).

Keduanya ditemukan terdampar di Ulladula, sebuah pelabuhan yang terletak 230 kilometer di selatan Sydney, pada Rabu 11 Januari 2017. Kapalnya berwarna putih berukuran 6,4 meter kini tersampir di samping kapal nelayan lain di pelabuhan tersebut, sementara pemiliknya memulihkan diri.

Kemunculan anak dan ayah ini di Negeri Kanguru dengan ini mengakhiri pencarian internasional lebih dari sebulan terakhir. Selain memulihkan diri, Langdon dan Que akan menginap selama beberapa hari di Ulladula sambil memperbaiki kemudi kapalnya yang rusak.

Setelah semua beres, dia akan kembali berlayar ke utara. Tepatnya ke Pelabuhan Kembla untuk diproses oleh beacukai Australia.

(Sil)
Live Streaming
Logo
breaking news x