PM Jepang Tawarkan Dukungan untuk Perang Antinarkotika Duterte

PM Jepang Shinzo Abe berpidato dalam upacara penyambutan di Istana Kepresidenan Filipina, Manila, 12 Januari 2017. (Foto: Reuters)

PM Jepang Shinzo Abe berpidato dalam upacara penyambutan di Istana Kepresidenan Filipina, Manila, 12 Januari 2017. (Foto: Reuters)

MANILA – Perdana Menteri (PM) Jepang, Shinzo Abe memberikan dukungan terhadap kebijakan perang melawan narkotika yang sedang dijalankan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Kebijakan tersebut kontroversial dan ditentang sejumlah negara termasuk Amerika Serikat (AS) karena dianggap melanggar hak –hak asasi manusia.

Setibanya di Filipina pada Kamis, 12 Januari 2017, Abe langsung bertemu Duterte di istana kepresidenan Manila. Di sana Abe menyampaikan dukungannya terhadap upaya perlawanan terhadap narkotika yang tengah dilakukan Duterte.

“Dalam isu perlawanan terhadap narkotika, kami ingin bekerja sama dengan Filipina untuk memikirkan bentuk dukungan yang relevan,” kata Abe sebagaimana dilansir Straits Times, Jumat (13/1/2017).

Abe mengatakan, dukungan itu akan diberikan Jepang dalam bentuk fasilitas pengobatan narkotika dan program penyembuhan bagi para pecandu.

“Saat Filipina mengejar kampanye untuk menghancurkan aparat perdagangan, kami menyambut pernyataan ketertarikan Jepang untuk mendukung tindakan untuk mengatasi beban sosial dari ketergantungan obat-obatan,” ujar Duterte menyampaikan apresiasinya.

Kunjungan dua hari Abe ini merupakan kehadiran kepala negara pertama ke Filipina semenjak Rodrigo Duterte menjabat sebagai presiden tahun lalu. Dia memilih Filipina sebagai tujuan kunjungan pertamanya pada 2017 guna menjaga hubungan baik kedua negara yang merupakan rekan dagang yang dekat.

Regangnya hubungan Filipina dengan AS akhir-akhir ini membuat Jepang sebagai salah satu sekutu utama Washington di Asia berada dalam posisi yang sulit. Kunjungan Abe juga dimaksudkan untuk membantu Filipina mengembangkan kemampuan militernya di Laut China Selatan di mana kedua negara bersengketa dengan Beijing terkait klaim wilayah.

(dka)
Live Streaming
Logo
breaking news x