Dunia Pendidikan Harus Bersih dari Suap

Wiranto (Foto: Okezone)

Wiranto (Foto: Okezone)

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Wiranto mengungkapkan, setiap lembaga dan institusi harus bersih dari pungutan liar dan praktik suap. Pendidikan pun menjadi salah satu bidang yang diperhatikan, termasuk dalam pengangkatan pejabat di lingkungan dinas.

"Suap-menyuap di dinas pendidikan tentu tidak boleh. Jabatan tidak boleh lewat suap menyuap," tegas Wiranto ditemui di Gedung A Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud), baru-baru ini.

Wiranto menjelaskan, pejabat yang diangkat karena praktik suap pasti hasilnya akan lemah. Sebab, mereka tidak memiliki kompetensi yang dibutuhkan.

"Suap-menyuap harus dihapuskan dan dibersihkan. Baik itu di pusat atau di dinas pendidikan. Karena itu yang membuat birokrat kita lemah menjadi tak berkualitas," ujarnya.

Sedangkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy mengatakan, pungutan liar dan suap-menyuap di lingkungan Kemdikbud akan langsung diawasi melalui inspektorat jenderal. Salah satu masalah yang disoroti, yakni praktik jual-beli bangku di sekolah favorit.

"Itu tahun lalu dan sebelumnya (membayar mahal untuk masuk sekolah favorit). Tahun ini mudah-mudahan tidak ada. Tahun ini sistem kami terapkan melalui inspektorat jenderal," tukas Muhadjir.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x