Diduga Ada Pungli Rp300 Ribu ke Siswa, Ini Komentar Sekda Mataram

Foto: Ilustrasi Okezone

Foto: Ilustrasi Okezone

 MATARAM - Sekretaris Daerah Kota Mataram H Effendi Eko Saswito mengatakan, dalam aturan pendidikan masyarakat diperkenankan membantu sekolah dengan tujuan untuk kemajuan dunia pendidikan di sekolah bersangkutan.

"Jadi siapa saja yang ingin membantu sekolah dengan suka rela dan sesuai ketentuan yang ada, tidak masalah dan itu bukan pungutan liar (pungli) tapi partisipasi," katanya di Mataram, Nusa Tenggara Barat, Jumat (13/1/2017).

Pernyataan itu dikemukakannya menyikapi adanya dugaan pungli di SMPN 6 Mataram sebesar Rp300 ribu per siswa untuk mendukung pelaksanaan kegiatan ujian nasional berbasis komputer (UNBK), yang ditangani Tim Saber Pungli Provinsi NTB.

Ia mengatakan, berdasarkan informasi dari pihak sekolah, menyebutkan bahwa pungutan di SMPN 6 Mataram dilakukan oleh pihak komite sekolah yang merupakan perwakilan orang tua siswa.

"Jadi yang memungut komite bukan sekolah. Artinya, itu sudah menjadi kesepakatan orang tua untuk membantu sekolah, sehingga itu sah-sah saja," katanya.

Kecuali, lanjut Sekda, pungutan itu dilakukan pihak sekolah tanpa adanya kesepakatan orang tua murid serta dipergunakan untuk hal-hal yang tidak jelas.

Namun demikian, ia tetap mengingatkan kepada semua aparat pemerintah terutama pelayanan publik agar tidak melakukan pungutan-pungutan di luar ketentuan yang ada. "Tim Saber Pungli Kota Mataram yang telah terbentuk bisa melakukan tindakan operasi tangkap tangan (OTT)," ujarnya.

Terkait dengan itu pula, Pemerintah Kota Mataram telah mengeluarkan surat edaran yang ditandatangani langsung Wali Kota Mataram H Ahyar Abduh.

Dalam surat itu, wali kota menekankan kepada semua pimpinan satuan kerja perangkat daerah (SKPD), kepala sekolah dan kepala puskesmas diminta untuk tidak memungut bayaran apapun di luar ketentuan.

"Jadi jangan sekali-kali berimprovisasi dalam rangka pemungutan. Mereka berhak mungut jika ada aturan, jika tidak jangan coba-coba," katanya.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x