Menristekdikti Pacu PTN-BH Tingkatkan Jumlah Publikasi Ilmiah

Peresmian Unpad sebagai PTN-BH. (Foto: Dok. Unpad)

Peresmian Unpad sebagai PTN-BH. (Foto: Dok. Unpad)

JAKARTA - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir, memacu perguruan tinggi negeri badan hukum (PTN-BH) untuk meningkatkan jumlah publikasi ilmiah. Hal ini disampaikan ketika meresmikan tata kelola Universitas Padjadjaran (Unpad) sebagai PTN-BH.

"Saya yakin dengan menjadi PTN Badan Hukum, Unpad akan mampu mendongkrak jumlah publikasi," ujarnya dikutip dari laman Unpad, Sabtu (14/1/2017).

Sebagai PTN-BH, Nasir menjelaskan, Unpad mendapat kepercayaan mengelola kampus secara otonom dari pemerintah. Dia menegaskan, kepercayaan ini bukan sekadar memberikan otonomi pengelolaan, tetapi harus mampu meningkatkan kualitas institusi.

"Unpad menduduki rangking kesembilan sebagai perguruan tinggi dengan jumlah publikasi terbanyak di Indonesia berdasarkan data per 13 Januari. Artinya, Unpad punya peluang dalam meningkatkan kualitas melalui otonomi dan mampu tembus dalam 500 perguruan tinggi terbaik dunia," terangnya.

Mantan Rektor Terpilih Universitas Diponegoro (Undip) itu pun kembali mengungkapkan perihal regulasi terkait kewajiban civitas akademika perguruan tinggi untuk menghasilkan publikasi ilmiah nasional maupun internasional.

"Pada tingkat guru besar, kami mengharuskan setiap profesor melakukan publikasi internasional satu kali dalam setahun. Dosen Lektor Kepala wajib publikasi internasional satu kali dalam dua tahun. Katakanlah setiap dekan fakultas wajib mendorong dosen melakukan 25 sampai 30 publikasi internasional setiap tahunnya, dikali dengan jumlah fakultas yang ada di Unpad, itu akan meningkat luar biasa," pungkasnya. (ira)

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x