facebook pixel

Produksi Innova Venturer, Toyota Indonesia Gelontorkan Investasi Rp95 Miliar

Toyota Innova Venturer (Foto: Santo/Okezone)

Toyota Innova Venturer (Foto: Santo/Okezone)

JAKARTA - Toyota Innova Venturer baru saja meluncur. Varian tertinggi dari Innova itu sengaja dihadirkan untuk memenuhi kebutuhan pelanggan yang ingin merasakan sensasi yang berbeda dalam mengendarai multi-purpose vehicle (MPV). Selain investasi yang dikeluarkan tidak sedikit, pengembangan Venturer juga membutuhkan waktu yang tidak singkat.

Wakil Presiden Direktur TMMIN, Warih Andang Tjahjono, mengatakan untuk memproduksi Innova Venturer pihaknya menggelotorkan dana investasi sebesar Rp95 miliar. "Terutama untuk tooling parts. Tooling-nya dilakukan di suatu supplier ditambah lagi ada beberapa equipment."

Toyota Innova diproduksi di pabrik TMMIN yang terletak di Kawasan Industri Karawang International Industrial City (KIIC), Jawa Barat. Kehadiran Venturer secara otomatis menambah jumlah poduksi Innova. 

"Sekarang kalau enggak salah rata-rata sekira 4.300 unit Innova per bulan. Venturer itu 400 unit jadi sekira 10% dari total produksi Innova. Plus nanti ada produksi untuk ekspor," terang Warih.

Rencananya, Toyota Indonesia akan mengekspor Venturer mulai akhir tahun ini. "Tahun ini ke ASEAN totalnya 500 unit," jelas dia.

Venturer sendiri berasal dari kata ‘adventure’. Toyota mengklaim dengan adanya Venturer, pelanggan bisa merasakan pengalaman mengemudi yang berbeda dan tangguh tanpa menghilangkan kenyaman sebuah MPV.

Kijang Innova Venturer bisa dibilang tak terbendung di segmen medium MPV. Model MPV di segmen ini diisi oleh Chevrolet Orlando, Isuzu Panther, dan Mitsubishi Delica. (san)

(ton)