Image

Cek Spora Antraks, Pemkab Purworejo Kirim Sampel Darah Kambing

Ilustrasi (Foto: Reuters)

Ilustrasi (Foto: Reuters)

PURWOREJO - Dinas Pertanian Pangan Kelautan dan Perikanan (DP2KP) Kabupaten Purworejo mengirimkan sampel darah sepuluh kambing untuk diteliti Balai Besar Veteriner (BB Vet) Wates Yogyakarta, Jumat (20/1/2017). Dinas ingin mengetahui apakah ada kandungan spora antraks dalam sampel darah tersebut.

Sampel darah diambil dari kambing yang dijual pedagang di Pasar Hewan Botorejo Purworejo, Kamis 19 Januari 2017. "Sampel adalah kambing yang berasal dari Kaligesing, tidak sulit menemukannya karena memang banyak pedagang sekitar Menoreh yang berjualan di pasar itu," ujar M Riyanto, Kepala Bidang Peternakan DP2KP Purworejo, kepada KRjogja.com.

Pengambilan darah dilakukan secara khusus oleh dokter hewan dinas. Setelah kulit dilukai dan darah keluar, dokter mengoleskan kapur batangan hingga darah meresap ke dalamnya.

Menurut dia, penggunaan kapur merupakan prosedur standar pengambilan sampel ketika terjadi dugaan penularan antraks. "Apabila mengandung bakteri, maka spora antraks akan berkembang dalam kapur itu. Metode konvensional tidak dapat menemukan adanya bakteri antraks," tuturnya.

Kendati demikian, belum ada laporan ternak di Kabupaten Purworejo yang terinfeksi bakteri antraks. "Tim kami menyisir di desa-desa perbatasan dengan Girimulyo Kulonprogo, tempat ditemukan dugaan serangan antraks, posisi Purworejo aman. Namun pengambilan sampel harus dilakukan untuk antisipasi," katanya.

Dokter hewan DP2KP Purworejo drh Qosim menambahkan, pencegahan antraks di kawasan perbukitan dilakukan dengan memantau mobilitas ternak antarkabupaten. Pengawasan, katanya, dilakukan secara ketat mengingat antraks merupakan penyakit yang sulit dideteksi dan apabila ada hewan infeksi, maka tanah di kawasan itu ikut tercemar spora.

(ran)
Live Streaming
Logo
breaking news x