Idih... Penjual Tahu Bulat Banyak yang Gunakan Tahu Abal-Abal

Tahu bulat saat menjajakan di Kelapa Gading (foto: Taufik/Okezone)

Tahu bulat saat menjajakan di Kelapa Gading (foto: Taufik/Okezone)

 

JAKARTA - Kota Jakarta sedang dihebohkan dengan mobil bak terbuka yang menjajakan tahu bulat, yang digoreng dadakan dengan harga Rp500. Namun, banyak penjual tahu bulat yang menggunakan tahu abal-abal.

Salah satu penjual tahu bulat di daerah Jakarta Utara, Dadang (30), mengatakan bahwa penjual tahu bulat sekarang banyak menggunakan tahu yang abal-abal atau tahu yang tidak bermerek.

"Banyak penjual tahu bulat yang menginginkan keuntungan lebih besar. Maka itu, banyak menggunakan tahu yang tidak layak dikonsumsi oleh masyarakat," ujar Dadang kepada Okezone di Kelapa Gading, Jakarta Utara, Jumat (27/1/2017).

 

Menurut Dadang, dirinya membedakan tahu yang layak dikonsumsi dan tidak layak konsumsi. Seperti merek tahunya, sedangkan tahu yang tidak layak, tidak ada merek dan kalau dimasak cepat mengembang.

"Kalau tahu yang layak dikonsumsi, tahu tidak langsung mengembang dan di dalamnya ada isinya, sedangkan tahu yang tidak layak cepat mengembang dan dalamnya tidak ada isinya," tambah Dadang.

 

Dadang melanjutkan, pihaknya tetap menggunakan tahu yang bermerek yang didatangkan langsung dari Ciamis, Jawa Barat. Walaupun harga mahal tapi bisa menjaga kepercayaan pembeli dengan tahu yang layak konsumsi.

"Saya menggunakan tahu yang bermerek dari Ciamis langsung dan layak konsumsi bagi masyarakat," tutupnya.

(wal)
Live Streaming
Logo
breaking news x