facebook pixel

Heboh Kakek Naik Motor Sambil Berdiri, Mekanik: Agak Gila, tapi Hebat

Heru, kakek yang membuat heboh Yogya dengan aksi mengendarai motor sambil lepas tangan dan berdiri (Foto: Prabowo/Okezone)

Heru, kakek yang membuat heboh Yogya dengan aksi mengendarai motor sambil lepas tangan dan berdiri (Foto: Prabowo/Okezone)

BANTUL - Aksi Heru, seorang kakek yang mengendarai sepeda motor di jalan raya sambil lepas tangan dan berdiri, dinilai mendapat tanggapan dari para mekanik bengkel lainnya.

Umumnya mereka beranggapan bahwa hal itu dilakukan Heru bukan semata-mata karena setelan sepeda motor yang sudah dibuat sedemikian rupa sehingga sangat stabil, namun karena kepiawaian Heru dalam mengendarai motor.

"Ya pasti dia piawai naik motor. Kalau tidak, mana mungkin berani naik motor lepas tangan dengan jarak yang panjang, sambil berdiri lagi," kata Mijun, pemilik bengkel Pro Mijun di Jalan Prambanan-Piyungan Km 3, Candirejobaru, Sleman, DIY, kepada Okezone.

Hal ini didukung dengan kepercayaaan diri yang tinggi setelah motor yang ia tunggangi di-press body. Itulah yang membuat Heru berani melakukan freestyle meski membahayakan.

"Kalau sudah mantap, ya dia berani melakukan hal yang ekstrem sekali pun," kata dia, seraya menambahkan, tidak mudah membuat motor seimbang meski sudah di-press body.

Mekanik lainnya, Simo, menilai aksi si kakek termasuk nekat. Tidak banyak orang berani melakukannya meski sepeda motor benar-benar dipastikan stabil.

"Itu yang punya motor saja belum tentu berani. Katakan motor saya disetel dia, kemudian dia melakukan aksi itu. Saya aja enggak berani ikut-ikutan seperti aksinya," ungkap pemilik bengkel 'Simo Ban' itu.

Menurut dia, jika hanya melepas tangan dari setang sebentar kemudian dipegang, itu merupakan hal yang wajar untuk mengetahui stabil atau tidaknya motor. Namun kalau aksi itu dilakukan dalam jarak yang panjang, maka itu sudah nekat.

Meski demikian, Simo mengapresiasi aksi Heru tersebut, terlepas dari risiko yang dihadapinya.

"Agak gila juga dia, tapi hebat. Belum tentu bengkel press body lain berani melakukan aksi seperti dia," tandasnya.

(ton)
​