facebook pixel

TOP AUTOS: 2017, Nissan Indonesia Berbenah

Logo Nissan (Automotive)

Logo Nissan (Automotive)

JAKARTA - Membuka 2017, PT Nissan Motor Indonesia (NMI) agen pemegang merek mobil Nissan di Indonesia meluncurkan new March. Kedatangannya menjadi salah salah satu bentuk sekaligus komitmen Nissan untuk memperbaiki angka penjualan yang sebelumnya kurang memuaskan.

Davy J Tuilan, Vice President Director of Marketing and Sales NMI, mengatakan bahwa tahun ini Nissan akan melakukan pembenahan dengan cara intensifikasi atau dengan kata lain memaksimalkan penjualan pada produk lama dan layanannya.

"Kan kalau kita mau improve bisnis ada dua, yakni intensifikasi dan ekstensifikasi. Langkah awal kita akan intensifikasi dulu, jadi artinya dengan produk-produk yang kita miliki sekarang," jelas Davy.

Melalui cara itu, ia meyakini bisa tercipta motivasi yang akan menimbulkan kepercayaan diri untuk melakukan ekstensifikasi dengan memperkenalkan produk baru di segmen yang baru.

Namun, proses intensifikasi tidak akan dilakukan Nissan selama satu tahun penuh jika menunjukkan perkembangan positif selama tiga bulan. Maka tidak menutup kemungkinan Nissan siap meluncurkan produk terbaru di segmen baru.

"Kalau memang dalam tiga bulan sudah intens, kita bisa luncurkan produk baru," jelas Davy.

Berdasarkan data penjualan wholesale (pabrik ke diler) Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), pada Januari-Desember 2015 Nissan berhasil menjual 25.108 unit. Sedangkan pada periode yang sama di 2016, penjualannya merosot cukup tajam menjadi 13.153 unit.

Sebagai langkah awal untuk meningkatkan penjualan, NMI mengadakan program trade in atau tukar tambah March model lama dengan yang baru. "Kalau customer khususnya pemilik March lama tertarik ingin mengganti dengan model baru, ya, bisa ditukarkan pakai program trade in. Berlaku hingga Maret," papar General Manager Marketing Communication and Product Planning NMI, Budi Nur Mukmin.

Ia menambahkan program tersebut masih bisa diperpanjang jika antusiasme konsumen terhadap model terbaru Nissan New March cukup tinggi.

Sementara itu terkait produk baru lainnya, NMI masih merahasiakannya. Jika seandainya ada, produk itu sesuai dengan keinginan konsumen. Sebelumnya Nissan pernah mendaftarkan Terrano ke Tanda Pendaftaran Tipe (TPT) online namun produk tersebut batal dihadirkan.

"Benar memang, kami mengimpor model Terrano dan terdaftar di situs TPT online, itu merupakan unit yang akan menjalani pengujian di Indonesia," ujarnya

Namun sayang, Budi menegaskan hasil dari survei ke konsumen, Terrano kurang mendapat respons yang positif. Justru respons positif, diungkap Budi, masih terdapat untuk model X-Trail dan Juke. Alasan itulah yang membuat Nissan Terrano tidak akan dipasarkan untuk Indonesia. (san)

(ton)
​