facebook pixel

Cerita Sulitnya Tata Motors Jual Mobil Murah untuk Petani

Tata Motors Ace EX2 (TDMI)

Tata Motors Ace EX2 (TDMI)

JAKARTA - Jauh sebelum adanya proyek mobil murah untuk perdesaan yang saat ini tengah digarap oleh Kementerian Perindustrian, PT Tata Motors Distribusi Indonesia (TMDI) agen pemegang merek mobil Tata Motor di Indonesia sudah lebih dulu memasarkannya.

Tepat pada 2014, TMDI memasarkan mobil pikap Ace EX2 untuk perdesaan. Sasarannya adalah petani yang membutuhkan alat angkut untuk mengirim hasil panennya. Mesinnya terbilang cukup kecil hanya 700 cc. Saat pertama kali diluncurkan Ace EX2 dijual dengan harga Rp64 juta.

Di kalangan masyarakat perdesaan angka sebesar itu terbilang masih sangat tinggi. Oleh karena itu banyak petani yang merasa tidak sanggup untuk membelinya sehingga mereka terpaksa menyewa mobil.

"Kami sudah memasarkan Ace EX2 itu sejak 2014. Awalnya memang mobil ini untuk perdesaan, mendukung transportasi pertanian dan perkebunan. Tapi permasalahannya mereka tidak punya uang untuk beli mobil, mengangkut hasil bumi. Mereka juga tidak punya akses ke lembaga pembiayaan, mendapatkan kredit yang memadai untuk mengambil mobil," tutur Kiki Fajar, Corporate Communication Head TMDI.

Seharusnya ada campur tangan pemerintah di sini, sehingga petani yang tidak sanggup membelinya secara tunai bisa dilakukannya dengan kredit. Selain itu dibutuhkan kerjasama dengan perusahaan pambiayaan supaya petani mendapat keringanan dalam pembayaran cicilan.

"Memang perlu keterlibatan pemerintah, baik pemerintah kabupaten atau kota. Perlu dibuatkan sistem bagaimana mereka bisa mendapatkan akses kredit. Mereka harus bisa diringankan kreditnya lewat lembaga pembiayaan atau kredit usaha rakyat (KUR). Kalau sudah begitu kan berarti perlu ada akses ke bank juga," kata Kiki.

Selain itu, lanjut dia, para petani juga perlu ada yang menaungi jika sewaktu-waktu tak sanggup membayar cicilan. Hal ini karena sektor pertanian dan perkebunan tidak bisa diprediksi, seperti faktor cuaca yang tidak mendukung, sehingga bisa berimbas pada gagal panen.

Meski begitu, TMDI tak akan menyerah menggarap segmen perdesaan. Kiki berharap suatu saat Ace EX2 populer di kalangan petani. (san)

(ton)
​