Sekolah di Jambi Wajib Gelar Simulasi UN Berbasis Komputer

Foto: Ilustrasi Okezone

Foto: Ilustrasi Okezone

JAMBI - Sekolah di Provinsi Jambi diharuskan menggelar simulasi Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) agar peserta nantinya tidak terkejut saat pelaksanaan ujian tersebut.

Kepala Bidang SMK Dinas Pendidikan Provinsi Jambi, Hazewen mengatakan, pelaksanaan simulasi sudah bisa dimulai dan dilaksanakan di sekolah masing-masing.

"Setelah penetapan sekolah penyelenggara dan peserta UNBK, sekolah diharuskan melakukan simulasi terlebih dahulu. Untuk pelaksanaanya di serahkan ke pihak sekolah masing-masing," katanya di Jambi, baru-baru ini.

Sekolah sebagai pelaksana dan peserta UNBK di Jambi tahun ini hanya 22, 63 persen. Rinciannya 16, 1 persen sekolah penyelenggara dan 6,53 persen merupakan peserta atau sekolah yang menumpang di sekolah penyelenggara.

Sedangkan untuk sekolah yang tidak bisa melakukan UNBK akan melakukan ujian dengan menggunakan kertas pensil sebanyak 76, 96 persen.

Terkait hal itu, Pengamat Pendidikan Jambi Prof Damris, mengatakan seharusnya dinas pendidikan tidak boleh lepas tangan atau simulasi UNBK harus tetap dalam pantauan mereka.

"Bagaimana nantinya dengan sekolah yang bukan penyelenggara UNBK tapi mereka peserta, mereka kan tidak punya alat," katanya.

Menurutnya, jika simulasi hanya dilakukan antara pihak sekolah maka akan kendala yang muncul, sebab itu peran dari dinas pendidikan di sini yakni sebagai mediator dalam pelaksanaan simulasi.

Ditegaskan Damris, untuk pelaksanaan UNBK tahun ini Dinas Pendidikan Provinsi Jambi harus serius dalam penanganannya, hal ini dikarenakan selain sistem yang diterapkan ketat, psikologi peserta ujian juga menjadi pertimbangan.

"Mereka harus matang sebelum pelaksanaan ujian, makanya simulasi harus dilakukan dengan baik," katanya menambahkan.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x