Wow, Serunya Mahasiswa UGM Ngajar di Malaysia

Foto: Dok UGM

Foto: Dok UGM

JAKARTA - Menjadi tenaga pengajar di Malaysia menjadi pengalaman yang tak terlupakan bagi dua mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM), Irvandias Sanjaya dan Mohammad Khotibul Umam. Bersama puluhan anak muda lainnya, mereka mengikuti Program Pemuda Mendunia di Malaysia selama tiga hari.

Irvandias menceritakan, dia harus bersaing dengan lebih dari 2.000 pendaftar yang ingin mengikuti program ini. Adapun penilaian terdiri atas esai, motivation letter, dan beberapa dokumen penunjang maupun wawancara.

"Cukup senang dan bangga bisa terpilih mengikuti program ini," tuturnya dinukil dari laman UGM, Rabu (15/2/2017).

Selama program, mahasiswa Fakultas Psikologi tersebut mengajar anak-anak SD dan SMP di wilayah Kelang, Malaysia. Menurut dia, anak-anak di sana mengalami kesulitan belajar lantaran persoalan kewarganegaraan.

"Di sana kami mengajar sekitar 70 anak-anak Indonesia yang mengalami masalah dalam hal kewarganegaraan. Akibatnya mereka kehilangan hak atas keamanan dan pendidikan," ucapnya.

Parahnya, lanjut Irvandias, di wilayah tersebut banyak anak-anak yang menempuh pendidikan di sekolah informal. Bahkan, mereka kadang mendapatkan sebuah razia dari petugas Malaysia sehingga mempengaruhi kondisi mentalnya.

"Pendidikan yang seharusnya dirasakan oleh setiap anak ternyata belum dapat dirasakan sepenuhnya oleh anak-anak di sana. Sulit mendapat pendidikan yang layak karena persoalan kewarganegaraan," imbuhnya.

Selain mengajar, para peserta Program Pemuda Mendunia juga mendonasikan buku kepada para siswa. Hasil dari kegiatan juga akan dituangkan dalam sebuah buku dengan harapan mampu menginspirasi dan menggerakan generasi muda Indonesia terhadap isu pendidikan.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x