facebook pixel

Soal Recall, Lamborghini Jakarta Tunggu Kabar dari Italia

5.900 unit Lamborghini Aventador di-recall karena berpotensi terbakar (Foto: Reuters)

5.900 unit Lamborghini Aventador di-recall karena berpotensi terbakar (Foto: Reuters)

JAKARTA - Produsen supercar Italia, Lamborghini, me-recall hampir 6.000 mobil terkait potensi kendaraan bisa terbakar. Sebanyak 5.900 unit di antaranya merupakan model Aventador dan 12 unit Veneno. (Baca: Recall 6.000 Mobil, Lamborghini: Ada 7 Kasus Kebakaran di Berbagai Negara)

Mengomentari hal ini, Lamborghini Jakarta masih menunggu informasi dari pabrikan Italia itu.

"Saat ini kami belum bisa keterangan apa-apa. Kami masih menunggu kabar dari factory mengenai recall dan detailnya," jelas Berdho Alase, PR and Marketing Lamborghini Jakarta, saat dikonformasi Okezone, Kamis (16/2/2017).

Kabar mengenai permasalahan pada mobil 'banteng mengamuk' itu pertama kali diungkap Badan Nasional Keselamatan Lalu Lintas dan Jalan Amerika Serikat (NHTSA). Otoritas AS yang kerap menangani laporan dari para pengguna mobil itu menyebut ada potensi mobil Lamborghini terbakar karena kebocoran tangki bahan bakar.

"Dalam kondisi tertentu, seperti jika bahan bakar penuh, bensin mungkin akan masuk ke knalpot. Hal ini meningkatkan risiko kebakaran," demikian pernyataan NHTSA.

Sejauh ini Lamborghini sudah menerima tujuh laporan mobil terbakar di berbagai negara. Di AS, para pemilik sudah diminta membawa mobil mereka ke diler-diler untuk dilakukan pengecekan dan perbaikan. Perbaikan memakan waktu satu sampai dua hari.

(ton)
​