facebook pixel

XM Concept Berasa SUV, Mitsubishi: Kalau Sama, Enggak Dilirik Pembeli

Mitsubishi XM Concept menyapa Bandung (Foto: Santo/Okezone)

Mitsubishi XM Concept menyapa Bandung (Foto: Santo/Okezone)

BANDUNG - PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor resmi kendaraan Mitsubishi di Indonesia, memperkenalkan produk low multi purpose vehicle (MPV) XM Concept pada ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2016.

Wujud low MPV versi produksi dari XM Concept tersebut akan ditunjukkan pertama kali di ajang GIIAS 2017. Mobil pesaing Avanza cs itu akan diproduksi di pabrik baru Mitsubishi di Bekasi, Jawa Barat.

XM Concept dibuat sebagai acuan desain dari produk low MPV yang akan dipasarkan, sehingga spesifikasi yang akan digunakan berbeda dengan versi produksinya. Selain itu konsep desainnya juga lebih mengarah ke sport utility vehicle (SUV). Hal ini yang membedakan XM Concept dengan produk low MPV lainnya.

"Memang kami sebagai pendatang baru perlu sadar kalau membuat suatu kendaraan sama dengan produk yang sudah ada pasti tidak dilirik oleh pembeli. Untuk itu, bentuk pertama perbedaan yang kami buat adalah mobil ini merupakan perpaduan antara konsep SUV dan MPV," ujar Imam Choeru Cahya, head of MMC sales and marketing group KTB, di Bandung, Jawa Barat, Kamis (16/2/2017).

Perbedaan lainnya, lanjut Imam, soal kenyamanan di kabin yang terasa seperti berada di MPV. Namun mobil tersebut tetap menonjolkan sisi ketangguhan seperti layaknya SUV.

"Salah satu yang paling dirasakan adalah roomy-nya lebih dari mobil di segmen yang sama," tambah dia.

Bentuk XM Concept yang lebih ke SUV sempat memunculkan pertanyaan masyarakat. Di antaranya ada yang menyebut bahwa XM Concept merupakan penerus Outlander Sport. Bahkan ada juga yang menyandingkannya dengan Honda BR-V, padahal mobil itu jelas-jelas masuk ke segmen SUV.

Imam pun menyanggah hal ini, ia menegaskan bahwa XM Concept tetap low MPV.

Untuk lebih memperkenalkan ke khalayak, Mitsubishi memboyong XM Concept ke beberapa kota besar. Selain itu, KTB ingin mengetahui sejauh mana respons masyarakat terhadap mobil ini.

"Mobil konsep ini sudah kami pamerakan di empat tempat (Jakarta, Surabaya, Semarang, dan Bandung). Kenapa kami lakukan road show, tentunya untuk mendapatkan respons dari masyarakat Indonesia khususnya di segmen mobil penumpang dan low MPV ini. Masukan dan respons dari masyarakat Indonesia sangat-snagat besar tentunya bagi kami," pungkas Imam.

(ton)
​