Jong-nam Tewas Diracun, Korut Malah Rayakan Ultah Kim Jong-il

Pemimpin Tertinggi Korut Kim Jong-un memberi penghormatan untuk mendiang ayahnya Kim Jong-il (Foto: KCNA/Reuters)

Pemimpin Tertinggi Korut Kim Jong-un memberi penghormatan untuk mendiang ayahnya Kim Jong-il (Foto: KCNA/Reuters)

PYONGYANG – Dunia tengah dihebohkan dengan kabar pembunuhan Kim Jong-nam. Pria berusia 46 tahun itu tewas diracun saat berada di Bandara Kuala Lumpur, Malaysia, pada Senin 13 Februari 2017. Ia diketahui sebagai kakak tiri dari Pemimpin Tertinggi Korea Utara (Korut) Kim Jong-un.

Namun, kehebohan yang sama tidak dirasakan di Kota Pyongyang. Malah, Korut sedang berpesta untuk merayakan hari lahir mendiang Kim Jong-il. Tari-tarian, rangkaian bunga, dan kegembiraan menghiasi pusat kota Pyongyang. Tidak ada sama sekali kabar mengenai tewasnya Kim Jong-nam.

Diwartakan Telegraph, Kamis (16/2/2017), Kim Jong-nam mungkin sama sekali tidak dianggap ada oleh sebagian besar warga Korut. Sebab, ia menghabiskan satu dekade terakhir hidupnya di luar negeri. Putra sulung Kim Jong-il itu diyakini tinggal di Macau, Hong Kong, dan China dalam 10 tahun terakhir.

Akses terbatas serta kontrol ketat terhadap media kemungkinan besar menjadi penyebab tidak dikenalnya Kim Jong-nam. Anggota lain dari keluarga Kim yang bermasalah, juga jarang disebutkan. Sang adik, Kim Jong-un, malah sibuk menjalani hari-harinya seperti biasa.

Agen berita Korut, KCNA, menuturkan Kim Jong-un memberikan penghormatan kepada mendiang ayahnya itu di sebuah makam megah di Pyongyang pada Rabu 15 Februari malam waktu setempat. Sebelumnya, pria berusia 34 tahun itu menghadiri rapat akbar.

Warga Korut di seluruh negara menjalani ‘Day of the Shining Star’ atau Hari Ulang Tahun Kim Jong-il seperti biasa. Hari lahir pemimpin generasi kedua itu juga merupakah salah satu hari libur nasional paling penting di Korut. Hari libur paling penting adalah Hari Ulang Tahun pendiri negara Kim Il-sung pada April 2017 yang juga dikenal ‘Day of the Sun’.

Sejak pagi, ribuan orang berkerumun di Mansudae Hill untuk menaruh karangan bunga dan membungkuk di hadapan Patung Kim Jong-il dan Kim Il-sung. Pyongyang tampak sama sekali tidak peduli dengan nasib Kim Jong-nam, putra tertua Korut yang terasingkan.

(war)
Live Streaming
Logo
breaking news x