Hebat, Siswa Asal Australia Raih Penghargaan Bahasa Indonesia

Foto: Shutterstock

Foto: Shutterstock

JAKARTA - Tiga siswa sekolah menengah Parramatta High School di negara bagian New South Wales (NSW), Australia meraih penghargaan di bidang Bahasa Indonesia, The Lottie Maramis Prize.

Ketiga siswa tersebut, sesuai isi siaran pers dari Konsulat Jenderal Indonesia di Sydney yang diterima di Jakarta, Kamis (16/2/2017), adalah Payal Parikh yang meraih Peringkat I Bahasa Indonesia Kategori Ekstensi, Natasha Tan meraih Peringkat III Kategori Pemula, dan Jonathan Tandera Yuana meraih Peringkat IV untuk Kategori Pemula.

Konsul Jenderal RI di Sydney, Yayan G.H. Mulyana menyerahkan penghargaan khusus The Lottie Maramis Prize kepada Payal Parikh, dan Consul General Trophy kepada Kepala Sekolah Parramatta High School, Dominique Splatt sebagai bentuk apresiasi akan minat dan dukungan mereka atas pembelajaran dan pengajaran Bahasa Indonesia di sekolah tersebut.

"Bahasa Indonesia merupakan salah satu bahasa yang sangat mudah dipelajari karena tidak mengenal konyugasi dan deklinasi," jelas Konjen RI di hadapan lebih dari 150 siswa, orang tua, dan guru Parramatta High School.

The Lottie Maramis Prize didedikasikan oleh Perhimpunan Australia Indonesia, New South Wales (AIA-NSW0 untuk menghormati mendiang Charlotte Maramis yang merupakan salah satu pendiri dan patron AIA yang dibentuk pada tahun 1945 dengan tujuan meningkatkan hubungan Indonesia dan Australia.

Penghargaan The Lottie Maramis Prize kepada para siswa berprestasi di bidang Bahasa Indonesia merupakan kerja sama KJRI Sydney dan AIA-NSW guna terus memupuk kecintaan para siswa dan guru di Australia kepada Indonesia dan Bahasa Indonesia.

Pada tahun 2017 KJRI Sydney dan AIA-NSW akan menyerahkan penghargaan The Lottie Maramis Prize kepada empat orang siswa lagi di NSW yang juga berprestasi di bidang Bahasa Indonesia.

Konsul Yayan menambahkan, sebagai tetangga terdekat membangun hubungan yang erat, termasuk melalui Bahasa, merupakan hal yang penting bagi kedua negara.

"Indonesia yang diproyeksikan akan menjadi salah satu ekonomi terbesar dunia menawarkan peluang-peluang ekonomi dan bisnis bagi generasi muda Australia. Dan penguasaan Bahasa Indonesia memberikan nilai tambah," katanya.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x