Hah..Yale Ganti Nama Kampus, Kenapa?

Foto: BBC

Foto: BBC

NEW HAVEN - Salah satu perguruan tinggi ternama di Amerika Serikat (AS), Yale University akan mengganti nama salah satu kampusnya. Hal itu dilakukan pada Calhoun College lantaran selalu dikaitkan dengan kontroversi perbudakan.

Mantan politisi John C Calhoun yang dijadikan nama kampus adalah seorang yang dianggap pembela perbudakan. Oleh sebab itu, terjadi protes berkepanjangan hingga puncaknya pekan lalu ada empat orang yang ditahan setelah menutup jalan dekat kampus.

Presiden Universitas Yale, Peter Salovey yang sebelumnya menolak penggantian nama kampus akhirnya memutuskan bahwa Calhoun College, yang namanya ditetapkan sebagai nama salah satu kampus pada 1930-an menjadi pengecualian. Sebab, warisan mantan Wakil Presiden AS tersebut tak sejalan dengan nilai-nilai universitas.

"Kami punya praduga yang kuat yang menolak penamaan ulang gedung-gedung di kampus ini. Selama ini saya mempertimbangkan agar kita tidak melakukan sesuatu yang menghapus sejarah," tuturnya dikutip dari BBC, Kamis (16/2/2017).

Sebagai nama baru, kampus akan menggunakan nama Grace Murray Hopper, yakni sosok ilmuwan komputer yang mengubah cara orang menggunakan teknologi. Hopper mendapat gelar sarjana dari Yale pada 1930-an, dan menjadi Laksamana muda Angkatan Laut AS.

Sedangkan Calhoun sendiri merupakan alumnus angkatan 1804 Yale University yang menentang penghapusan perbudakan. Meski begitu, pihak unversitas mengatakan, tidak akan menghapus simbol Calhoun dari kampus. Tak hanya itu, alumni juga diizinkan untuk menyebut nama Calhoun, bukan Grace Hopper College.

"Namun, saya berharap bahwa universitas kini akan menerima Hopper dan mengenalnya dengan lebih baik," tukas Salovey.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x