Image

Duh, Belasan Siswa SMA/SMK Terancam Tak Bisa Ikut Ujian Nasional

Foto: Ilustrasi Okezone

Foto: Ilustrasi Okezone

TIMIKA - Sebanyak 14 siswa yang berasal dari satu SMA dan lima SMK yang ada di Kabupaten Mimika, Papua terancam tidak dapat mengikuti Ujian Nasional (UN) tahun 2017.

Ketua Panitia UN tingkat SMA/SMK Kabupaten Mimika tahun 2017 Selcius Efraim Arom di Timika, Kamis (16/2/2017) mengatakan ke-14 siswa yang terancam tidak dapat mengikuti UN tersebut disebabkan karena data berupa ijazah SMP dan Surat Keterangan Hasil Ujian Nasional (SKHUN) tidak lolos verifikasi di Dinas Pendidikan Provinsi Papua.

"Informasi yang kami terima dari Dinas Pendidikan Provinsi itu bahwa berkas berupa ijazah dan SKHUN dari ke-14 siswa tersebut adalah palsu. Artinya ijazahnya legal tetapi bukan nama siswa bersangkutan," kata Selcius.

Ke-14 siswa tersebut masing-masing berasal dari SMA YPPGI sebanyak dua orang, SMK Taruna Rajawali sebanyak 2 orang, SMK Pelayaran sebanyak enam orang, SMK Filadelfia sebanyak satu orang, SMK Mararti sebanyak dua orang dan SMK Negeri 4 sebanyak satu orang.

Kendati data belasan siswa tersebut tidak lolos proses verifikasi oleh Dinas Pendidikan Provinsi namun Selcius mengatakan jika pihaknya belum dapat memastikan siswa-siswa tersebut tidak dapat mengikuti UN 2017 ini.

Hal tersebut dikarenakan pantia UN tingkat SMA/K Mimika hingga kini belum mendapat daftar resmi peserta UN dari Dinas Pendidikan Provinsi Papua.

"Kita berharap dalam wkatu dekat ini daftar peserta ujian sudah kami terima dari provinsi sehingga kami bisa memastikan jumlah siswa SMA/K di kabupaten Mimika yang dapat mengikuti dan yang tidak dapat mengikuti UN," katanya.

(sus)
Live Streaming
Logo
breaking news x