Diduga Terpincut Pria Lain, Siti Aisyah Menetap di Malaysia

Kim Jong-nam dan Siti Aisyah. (Foto: Getty/Amhra)

Kim Jong-nam dan Siti Aisyah. (Foto: Getty/Amhra)

JAKARTA – Nama Siti Aisyah menarik perhatian dunia. Hal itu terjadi setelah identitas paspornya tersebar luas di media massa. Semua orang pun berbondong-bondong mencari tahu siapa sebenarnya wanita yang diduga hasil rekrutan intelijen Korea Utara (Korut) itu.

Melansir New Strait Times, Jumat (17/2/2017), Siti Aisyah berusia 25 tahun. Dia lahir di Serang, Banten pada 11 Februari 1992. Sebelum berangkat ke Kuala Lumpur, Malaysia, dia pernah tinggal di Angke, Tambora, Jakarta Barat.

Di sebuah rumah petak kecil di pertigaan gang kecil, dia bekerja sebagai pembantu rumah tangga. Parasnya yang cantik memikat hati putra sang majikan, Gunawan Hasyim. Keduanya menikah dan dikaruniai seorang anak laki-laki.

Sayang, rumah tangga tersebut harus berakhir tatkala Aisyah diyakini sudah berselingkuh dengan pria lain di Negeri Jiran. Sejak itu, dia hidup menjanda dan tinggal di Kuala Lumpur. Sementara putranya yang sekarang berusia tujuh tahun, Rio, dibesarkan oleh keluarga suaminya di Jakarta.

Siti Aisyah ditangkap pada Kamis 16 Februari setelah teridentifikasi dari rekaman CCTV di bandara internasional Malaysia. Sehari sebelumnya, perempuan asal Vietnam, Doan Thi Huong (28) ditangkap saat sedang berusaha melarikan diri ke kampung halamannya. Kedua perempuan itu diduga terlibat dalam pembunuhan Kim Jong-nam, kakak tiri pemimpin Korut, Kim Jong-un.

Penyidikan atas insiden ini langsung digelar. Otoritas Malaysia pun memerintahkan Siti dan Doan ditahan selama tujuh hari.

Siti dan Doan diduga menyerang Kim Jong-nam di Kuala Lumpur International Airport 2 (KLIA2) pada Senin 13 Februari pagi. Kala itu, Kim Jong Nam sedang bersiap memasuki pesawat ke Macau, yang menjadi tempat pengasingannya selama beberapa tahun terakhir. Para penyerang dilaporkan menyemprot racun di wajah Kim.

Penyelidikan kasus ini terus bergulir. Kedutaan Besar Republik Indonesia di Kuala Lumpur sudah meminta akses kekonsuleran untuk dipertemukan dengan tersangka yang merupakan warga negaranya. Pemerintah meyakinkan, akan mengupayakan yang terbaik untuk memberi pendampingan hukum bagi Aisyah.

(Sil)
Live Streaming
Logo
breaking news x