Image

Tak Ada Uang untuk Beli Sabu, Bisa Bayar Pakai BPKB

Ilustrasi

Ilustrasi

PALEMBANG - Abdul Manan (40) Warga Teluk Lubuk, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan (Sumsel), dicokok Anggota Reserse Polda Sumsel, Rabu 15 Februari 2017, sekira pukul 15.45 WIB. Selain menyimpan senjata api tersangka ini juga menjadi pengedar sabu di Desanya.

Awalnya, polisi hanya mengamankan tersangka sebagai Target Operasi (TO) sebagai pemilik senjata api, namun pada saat ditangkap, Manan juga menyimpan sabu.

Polisi menemukan sebanyak tiga paket sabu paket besar seharga Rp8 juta per paket, 73 paket kecil siap edar seharga Rp200.000 per paket, 82 butir ekstasi warna merah, 10 butir ekstasi warna putih, timbangan, dan uang tunai Rp1,6 juta.

Pelaku rupanya memang jadi pengedar sabu di desa tersebut. Uniknya, untuk melancarkan penjualan, bukan hanya menerima uang dari pembeli, namun pembeli juga bisa mendapatkan sabu dengan cara menggadaikan BPKB mobil maupun motor kepada pelaku.

Selain mengamankan barang bukti sabu, polisi juga berhasil mengamankan lima buah STNK mobil, 24 buah BKPB motor dan satu BKPB mobil dari rumah tersangka.

Direktur Dirkrimum Mapolda Sumsel Kombes Prasetidjo Utomo mengatakan barang bukti berupa senpi rakitan dan paket narkoba ditemukan anggota di dalam tas tersangka, dan kebetulan pada saat itu tersangka baru selesai bertransaksi dengan pelanggan.

"Sebenarnya tersangka ini target operasi kita, namun setelah ditangkap ternyata menyimpan dan memiliki sabu jadi masalah ini akan kita limpahkan ke Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel," tutur Prasetidjo.

Tersangka dijerat dengan pasal berlapis tentang undang-undang darurat kepemilikan senjata api, serta Undang-undang Narkotika Pasal 112 dan 114.

(aky)
Live Streaming
Logo
breaking news x