Ruang Kelas Rusak Parah, Murid SD Belajar di Rumah Dinas Guru

Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

Ilustrasi (Foto: Dok. Okezone)

KAPUAS - Usia bangunan sekolah yang sudah uzur yang dibangun sejak 1970, mengakibatkan SDN 3 Sei Lunuk, Kecamatana Bataguh, Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah memanfaatkan rumah dinas guru untuk ruang belajar mengajar.

"Rumah dinas guru ini pun harus kami sekat jadi dua kelas, untuk kelas II dan III, itupun proses belajar mengajar harus bergantian agar tidak berisik," ujar Kepala SDN 3 Sei Lunuk, Junaidi, di sekokah, Jumat (17/2/2017).

Meski sebenarnya kondisi rumah dinas guru juga sangat memprihatinkan, di mana dinding papan sudah lapuk di makan rayap, plafon juga sudah terlepas namun pihak sekolah tak dapat berbuat banyak.

"Tinggal kerangka gelagar kayu, sehingga terlihat atap bangunan," katanya.

Ukuran rumah dinas guru itu cuma 6 kali 6 meter atau tipe 36. Artinya, dalam satu ruangan kelas hanya berukuran 3 kali 6 meter. Jumlah murid 54 anak terdiri dari laki-laki 37 dan perempuan 17 orang.

"Kondisi ruang kelas ada tiga untuk dua ruangan pada bangunan beton, satu ruangan dipakai untuk ruang guru, satu ruangan dipakai untuk kelas III dan IV sedangkan satu rungan lagi untuk kelas V dan VI, tetapi yang lebih parah di perumahan guru, yang digunakan untuk dua kelas," paparnya.

Bukan saja banguan sekolah, halamannya pun tidak bisa di gunakan karena becek. "Halaman sekolah perlu penimbunan, karena tidak bisa digunakan untuk upacara dan senam," pungkasnya.

(kha)
Live Streaming
Logo
breaking news x